RSUD Buton Tengah Kekurangan Tenaga Medis – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Buton Tengah

RSUD Buton Tengah Kekurangan Tenaga Medis

Direktur RSUD Buteng, dr. Karyadi memperlihatkan sarana penunjang dalam persiapan operasional rumah sakit. Kekurangan lain yang sedang ditangani adalah keberadaan tenaga medis. Foto: Dok. Muhammad Yusuf/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buton Tengah (Buteng) masih kekurangan tenaga medis. Padahal tahun 2018 mendatang rumah sakit milik pemerintah kabupaten (Pemkab) tersebut akan melayani pasien. Untuk langkah awal, RSUD akan membuka pelayanan dasar nonoperasi, karena pemerintah kabupaten sudah dituntut untuk segera melayani masyarakat. Direktur RSUD Buteng, dr. Karyadi mengatakan, saat ini pihaknya memang masih kekurangan tenaga. Pasalnya saat ini baru ada jabatan struktural seperti kepala seksi. Sementara untuk penanggung jawab instalasi, seperti UGD, rawat inap, poli perawatan dan lainnya, belum ada. “Itu baru penanggung jawab, belum lagi tenaga pelaksananya, seperti perawat dan bidan. Sebagai solusi kami memberdayakan pegawai tidak tetap (PTT) daerah. Namun karena juga terbatas, kami mampu menerima 25 orang, itupun termasuk tenaga administrasi,” ungkapnya, kemarin.

Kendati demikian, Karyadi sudah memikirkan solusi untuk mengantisipasi kekurangan tenaga saat RSUD beroperasi nanti. Salah satunya, akan bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin (Unhas) agar bisa memanfaatkan tenaga dokternya. Saat ini mereka sementara berupaya agar kerja sama itu diwujudkan dalam bentuk memorandum of understanding (MoU) seperti yang dilakukan rumah sakit lain. “Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan Kemenkes untuk meminta wajib kerja sarjana selama setahun. Mereka dibiayai kementerian, utamanya bagi yang baru menyelesaikan studinya sebagai dokter spesialis. Kita juga ada memberdayakan dokter interenship, khusus dokter umum yang baru selesai pendidikan,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, selain tenaga medis, kendala untuk mengoperasikan rumah sakit saat ini adalah pasokan listrik dan air bersih. Kata dia, pihaknya mengusulkan masalah listrik itu, namun yang terealisasi saat ini baru tiang distribusi. Bahkan, ada beberapa gedung belum ada di area RSUD tersebut seperti ruang operasi, radiologi dan intensive care unit (ICU), termasuk beberapa peralatan yang ada didalamnya. “Kita melengkapi semua gedung secara bertahap,” tutupnya. (c/myu)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top