Pakai Rotator, Kendaraan Pribadi Bakal Kena Tilang – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

Pakai Rotator, Kendaraan Pribadi Bakal Kena Tilang

Kombes Wisnu Putra

KENDARIPOS.CO.ID — Lampu isyarat, rotator atau sirene hanya boleh digunakan untuk kendaraan petugas berwenang. Kendaraan pribadi dilarang menggunakan rotator. Nah, di Sultra marak komunitas kendaraan baik sepeda motor maupun mobil yang memakai lampu rotator dan sirine di kendaraan pribadi. Polisi Lalu Lintas Polda Sultra memastikan akan menindak tegas jika mendapati kendaraan masyarakat sipil menggunakan rotator. Aturannya jelas, penggunaan rotator sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 yakni yang dibolehkan adalah kendaraan petugas berwenang. Pasal 59 sudah mengatur instansi atau lembaga mana saja yang berhak menggunakan.

Direktur Direktorat Lalu Lintas Polda Sultra, Kombes Wisnu Putra mengatakan kendaraan yang dapat menggunakan sirene hanya mobil fasilitas negara seperti, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, mobil rescue dan mobil jenazah. Selain itu kendaraan bermotor (Ranmor petugas Polri. Selebihnya kata Kombes Wisnu, kendaraan pribadi tak boleh memasangnya.

Dia menyebutkan, selain karena itu telah diatur dalam Undang-undang, namun hal ini pula dianggap mengganggu lalu lintas di jalan umum.”Pasal 59 ayat 5 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan itu sudah mengaturnya. Terlebih lagi ada peraturan pemerintahnya (PP). Jadi kalau kami temukan akan kami Tindak Langsung (Tilang),” ujar Kombes Wisnu Putra, Selasa (17/10).

Kombes Wisnu mengakui penggunaan sirene dan rotator bagi kendaraan pribadi memang masih banyak ditemukan. Polisi intens melakukan pengecekan kendaraan di jalanan. Dia menjelaskan, beberapa point dalam pasal 59 tersebut. (Lihat Grafis). “Jelas sudah dasar hukum mengenai penggunaan sirene, lampu strobo dan lampu rotator yang dapat digunakan oleh kendaraan bermotor di jalan,” tegasnya. Kombes Wisnu menegaskan terhadap pelanggar ketentuan tersebut dapat di kenakan ketentuan pidana sesuai dengan Pasal 287 ayat (4) UU Nomor 22 tahun 2009. (ade/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top