Ditolak Kader Golkar, Ali Mazi Pilih Fokus Urus Deklarasi – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
HEADLINE NEWS

Ditolak Kader Golkar, Ali Mazi Pilih Fokus Urus Deklarasi

Suasana demo kader Golkar Sultra di Kota Kendari.

KENDARIPOS.CO.ID — Kader Golkar Sultra tak ikhlas kalau partai beringin mengusung Ali Mazi dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Sultra, tahun depan. Sebagai bentuk penolakan, seratusan kader Golkar yang dipimpin Ketua Angkatan Muda Partai (AMPG) DPD Golkar Sultra, La Ode Inarto menggelar unjuk rasa di kantor DPD Golkar Sultra, Kamis (12/10). Mereka minta agar Ketua Umum DPP Golkar Setya Novanto tak menandatangani SK dukungan terhadap mantan Ketua DPW Nasdem untuk maju Pilgub.

Ketua AMPG DPD Golkar Sultra, La Ode Inarto menegaskan, sampaikan kapanpun kader Golkar tak akan setuju kalau DPP masih memaksakan Ali Mazi untuk diusung di Pilgub. Kalau dipaksakan, menurutnya akan menciderai proses penentuan bakal calon kepala daerah yang selama ini dianut Partai Golkar. “Calon yang diusung, harusnya berdasarkan hasil Rapimdasus. Sementara Ali Mazi tak masuk di dalamnya. Kalau dipaksakan, ini akan melukai perasaan kader Golkar di 17 kabupaten/kota,” tegas La Ode Inarto dalam orasinya.

Dalam Rapimdasus, lanjut dia, kader merekomendasikan tiga nama yakni Asrun, Tina Nur Alam dan Rusman Emba. Olehnya, selaku kader AMPG meminta tiga hal. “Pertama DPP seharusnya mematuhi hasil Rapimdasus (dan disitu tidak ada nama Ali Mazi). Kedua, menolak pencalonan Ali Mazi sebagai cagub Golkar. Ketiga, sebaiknya mengutamakan kader Golkar,” jelasnya.

Dalam pengamatan AMPG, lanjut dia, Ali Mazi adalah orang yang gagal memimpin Sultra. Terlebih dia juga bukan kader Golkar. “Kita (kader) butuh orang yang komitmen dalam membesarkan partai, dan itu bukan Ali Mazi. Apalagi dalam perjalanan politiknya kalah menuju periode kedua termasuk kalah di caleg DPR RI. Itu dasarnya,” tegasnya.

Aksi demonstrasi diterima langsung Ketua Harian DPD Golkar Sultra, Imam Al Gazali. Kata dia, jika kader tak suka itu menjadi hak mereka dan patut diapresiasi. Apalagi, kader yang lebih tahu dalam menentukan jagoannya. “Apalagi mereka itu adalah kader yang akan mencari suara di bawah (orang ke orang). Jika mereka tidak suka, maka bagaimana mau bekerja. Makanya, kita akan dampingi mereka untuk menyampaikan aspirasinya ke pusat (DPP Golkar),” kata Imam Al Gazali saat ditemui usai audiensi dengan massa AMPG Sultra.

Dia mengakui kalau Ali Mazi bukan yang direkomendasi kader melalui Rapimdasus beberapa waktu lalu. Kata dia, kader tak akan memaafkan kalau DPP tetap memaksakan dukung Ali Mazi. “Harus satu dari tiga nama hasil Rapimdasus itu yang diusung DPP Golkar. Tidak boleh keluar dari itu,” tegasnya.

Dia menambahkan, jangan sampai kejadian saat Pilwali Kota Kendari terulang. Dimana kader menginginkan Andi Musakkir untuk mendampingin Abdul Rasak. Namun tiba-tiba DPP Golkar mengeluarkan nama Haris Andi Surahman sebagai wakilnya. Hasilnya, bukannya menang, tapi kalah. Hal itu karena kader tak menginginkannya. “Jadi, jangan sampai di Pilgub ini terjadi lagi. DPP mengusung yang kader tak inginkan. Dan akhirnya kalah lagi di Pilgub nanti,” cemasnya.

Ali Mazi hanya tersenyum saat mendengar kader Golkar Sultra menolak pencalonan dirinya. Dia enggan mengomentari aksi demontrasi tersebut, dengan bijak dia menyerahkan semua urusan itu ke DPP Golkar. “Saya sudah dengar kabar itu (aksi demonstrasi,red). Tapi saya tidak mau berkomentar,” ucap Ali Mazi di Jakarta, kemarin.

Mantan Gubernur Sultra ini menyerahkan sepenuhnya kepada partai Golkar terkait dengan rekomendasi dukungan kepada dirinya. “Ini (Pilgub) kepentingan nasional. Makanya, saya serahkan sepenuhnya kepada DPP partai dimana tempat saya mendaftar,” katanya. Tak ingin larut dengan situasi yang ada, Ali Mazi mengaku lebih fokus urus persiapan deklarasi, 19 Oktober mendatang. Dalam deklarasi tersebut akan mengajak sejumlah tokoh nasional dari partai pengusung. “Pastinya saya dan Pak Lukman akan hadir untuk memberitahukan kepada masyarakat terkait kesiapan maju Pilgub. Selain itu, kami juga sudah komunikasi dengan Viktor Laskodait, Ketua Fraksi DPR RI Nasdem dan Ketua Harian DPP Golkar Nurdin Halid untuk hadir,” imbuhnya. (b/wan/yog/ing)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top