Putusan Kasasi Vonis Bebas Mantan Bupati Konut Belum Keluar – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Putusan Kasasi Vonis Bebas Mantan Bupati Konut Belum Keluar

Aswad Sulaiman

KENDARIPOS.CO.ID — Jaksa sudah mengajukan memori kasasi ke Mahkamah Agung (MA) atas putusan hakim pengadilan Tipikor Kendari yang memvonis bebas mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Aswad Sulaiman. Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Negeri Konawe masih menunggu putusan kasasi dari MA atas perkara yang menyeret Aswad Sulaiman terkait dugaan korupsi pembangunan kantor Bupati Konut. Kasipenkum Kejati Sultra, Janes Mamangkey, SH membenarkan informasi tersebut. Menurut Janes, kemungkinan upaya hukum kasasi itu belum disidangkan hakim MA, karena banyak perkara-perkara yang terdaftar dan masih mengantri di sana. “Kita masih menunggu. Kalau sudah keluar, pasti kami akan sampaikan (ke publik),”kata Janes Mamangkey, Rabu (11/10) .

Soal apakah hasil kasasi MA, Janes enggan berspekulasi. Yang jelas, jika kasasi yang diajukan jaksa dikabulkan, maka jaksa akan mengeksekusi putusan MA. Begitu pula sebaliknya, jika putusan MA menguatkan putusan Pengadilan Tipikor. Sekedar diketahui, Aswad Sulaiman ditetapkan tersangka dugaan korupsi pembangunan kantor Bupati Konut, dengan total kerugian negara mencapai Rp 2,3 miliar. Saat masuk tahap persidangan awal tahun 2017, hakim pengadilan Tipikor memvonis bebas Aswad Sulaiman karena menilai tidak menemukan kesalahan.

Bukan hanya bebas, hakim juga meminta agar kerugian negara yang diserahkan Aswad Sulaiman harus dikembalikan terhadap pemiliknya, dan nama baik Aswad Sulaiman harus direhabilitasi. Atas putusan itu, jaksa menilai hakim mengabaikan fakta-fakta persidangan. Jaksa lalu mengajukan kasasi di Mahkamah Agung. Sayangnya, hingga kini jaksa belum juga mengetahui bagaimana kelanjutan dari kasasi tersebut. (ade/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top