PNS Kolut Dilarang Pindah Tugas Sebelum 15 Tahun – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Kolaka Utara

PNS Kolut Dilarang Pindah Tugas Sebelum 15 Tahun

MUHAMMAD RUSLI/KENDARI POS
Para PNS di Kolut diwajibkan menghabiskan masa pengabdiannya selama 15 tahun di wilayah itu sebelum mengajukan permohonan pindah tugas ke daerah lain.

KENDARIPOS.CO.ID — Sudah menjadi kebiasaan para abdi negara usai terangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS), meminta pindah tugas ke daerah lain. Perilaku itu menjadi perhatian pemerintah kabupaten (Pemkab) Kolaka Utara (Kolut). Saat ini para PNS yang diangkat dibatasi dengan syarat pindah tugas, maksimal 15 tahun mengabdi di wilayah asal.

Kadis Kesehatan Kolut, Alias, M. Kes, menjelaskan, sampai kini, pemerintah di daerah itu masih membutuhkan banyak tenaga PNS. Namun, belakangan ini dari setiap momen pengangkatan banyak pula dari luar daerah yang mengambil peluang semata dengan harapan setelah terangkat, akan mengurus pindah. “Banyak pegawai yang diangkat, namun banyak juga setelah itu ajukan pindah. Jadi Kolut otomatis tetap kekurangan. Makanya, hal ini kami coba batasi,” ujar Alias, kemarin.

Bagi tenaga kesehatan berstatus PNS harus menghabiskan masing-masing lima tahun mengabdi di desa, kecamatan dan kabupaten. Sehingga totalnya 15 tahun. Itu menjadi syarat mutlak yang harus disepakati. “Supaya konsisten kerja. Makanya kebanyakan di Kolut para PNS hanya kos-kosan dan membangun rumah di kampungnya. Sebab tujuan awalnya ya memang hanya sementara saja,” tuturnya.

Ia kembali mengingatkan, Bupati Kolut, Nur Rahman Umar telah menegaskan saat menyerahkan SK pengangkatan, agar para PNS tidak memikirkan hal tersebut saat ini. Jika demikian, pemerintah meminta agar SK pengangkatan dibatalkan saja. Hal ini ditekankan berlaku secara umum bagi pejabat Pemkab Kolut agar tidak mengakomodir permintaan pindah PNS sebelum genap 15 tahun. Pasalnya, masih banyak warga Kolut yang dipandang lebih membutuhkan dan banyak mengabdi saat ini belum terjaring sebagai PNS. (c/rus)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top