Pemkab Buton Wajib Bentuk BUMdes ! – Kendari Pos Online
Space Iklan content/uploads/2017/10/04102017-08-e1507270396266.png" target="_blank">Space Iklan
Buton

Pemkab Buton Wajib Bentuk BUMdes !

Alimani

KENDARIPOS.CO.ID — Pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) terus diupayakan pemerintah kabupaten (Pemkab) Buton. Sesuai instruksi Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, semua desa memang wajib memiliki BUMDes paling lambat akhir 2017 ini. Sampai saat ini, dari 83 desa di eks kesultanan Buton itu, baru 43 wilayah yang sudah membentuk lembaga tersebut. Untuk itu, Pemkab terus mendorong 40 desa lainnya untuk segera membentuk BUMDes sampai akhir tahun ini.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Buton, Alimani mengatakan, sejauh ini Pemkab intens melakukan pendampingan pada aparat desa untuk membentuk badan usaha. Ia juga sudah meminta bantuan tenaga pendamping desa. “Kami ke lapangan secara maraton, tenaga pendamping desa juga sedang kerja keras. Karena targetnya dan sudah jadi tuntutan di 2017 ini semua desa sudah bentuk BUMDes,” jelasnya, rabu(11/10).

Sejauh ini, Alimani mengakui, mayoritas aparatur belum memahami status BUMDes dan kedudukannya dengan koperasi unit desa. “Karena pikirnya, sudah ada KUD. Padahal berbeda. BUMDes itu milik pemerintah desa dan dibentuk untuk mengelola potensi wilayah. Sedangkan KUD hanya milik kelompok,” jelasnya.

Untuk operasional, lanjut Alimani, sudah dianggarkan oleh kementerian sebesar Rp 50 juta per BUMDes. Ia juga menyampaikan jika pemerintah boleh menggunakan dana desa untuk membantu badan usaha tersebut, sepanjang melalui prosedur yang tepat dan memiliki payung hukum jelas.

Lebih jauh, pentingnya desa memiliki BUMDes, terang Alimani, terletak pada pengelolaan potensi yang dimiliki. Sebab fungsi utama BUMDes ini untuk mengelola sumber daya desa agar bernilai ekonomi. “Rugi kalau tidak punya badan usaha. Dana kementerian yang disediakan tidak bisa turun dan terpenting, desa tak akan optimal memanfaatkan potensi ekonominya. Padahal belanja bisa melalui BUMDes sehingga uang berputar dalam wilayah itu sendiri,” terangnya. (c/m1)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Copyright © 2015 The Mag Theme. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

To Top