PDIP Belum Punya “Jagoan” di Pilgub, Asrun dan Rusda Optimis Dapat Demokrat – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Politik

PDIP Belum Punya “Jagoan” di Pilgub, Asrun dan Rusda Optimis Dapat Demokrat

KENDARIPOS.CO.ID — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) belum memutuskan figur yang akan diusung dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Sultra, tahun depan. Partai besutan Megawati Soekarno Putri ini masih wait and see tentang perkembangan politik sekaligus menunggu masukan dari kader di daerah. Rencananya, 19 Oktober nanti baru akan dikeluarkan rekomendasi.

Hal itu disampaikan pengurus DPP PDI Perjuangan, Andreas Hugo Perera. Dia memastikan, saat ini belum ada rekomendasi yang dikeluarkan untuk Pilgub Sultra. Kalau ada yang mengaku sudah dapat, menurutnya itu sebatas klaim saja. “Belum ada rekomendasi. Saat ini masih diproses DPP,” kata Hugo, kemarin. Informasi berkembang, Ketua DPD PDIP Sultra Ir Hugua sudah mendapatkan rekomendasi. Namun, Hugo menegaskan, DPP belum mengeluarkan rekomendasi resmi. “Plenonya nanti pertengahan Oktober. Jadi, nanti dilihat, siapa yang akan dapat rekomendasi,” jelasnya.

PDIP memiliki 5 kursi di DPRD Sultra. Makanya, posisinya cukup diperhitungkan. Jika saja mendukung salah satu figur (diluar Asrun dan Ali Mazi), maka bisa saja akan muncul poros kekuatan baru di Pilgub. “Yang pasti, PDIP harus berkoalisi. Makanya, siapapun yang direkomendasikan harus mencari parpol tambahan,” terangnya.

Sementara itu, Asrun dan Rusda Mahmud sama-sama optimis bisa mendapatkan dukungan Demokrat di Pilgub. Keduanya bersaing saat DPD Demokrat melakukan rapat pleno internal, Selasa malam (10/10). Yakni Asrun 34 suara sedangkan Rusda 15 suara. Lission Officer (LO) Bacagub Asrun, Bahar mengatakan kebulatan suara pengurus DPD juga hasil survei yang dilakukan SMRC mengindikasikan Asrun adalah figur yang diperhitungkan dan diidolakan untuk menjadi gubernur Sultra periode mendatang. Artinya, keputusan kader-kader Demokrat secara mayoritas mendukung idolanya adalah suatu hal yang logis.

Hal itu juga merupakan sikap demokratis dari kader Demokrat untuk memberi dukungan kepada figur yang berpotensi untuk menang. “Jadi menurut kami, sah-sah saja dan itu sikap yang tepat jika Demokrat merapat. Pak Asrun sangat siap dan juga berterimakasih jika Partai Demokrat mau bergabung di Pilgub mendatang,” ungkapnya saat ditemui, Rabu (11/10).

Kata dia, sosok mantan Wali Kota Kendari tersukses itu, jika diberikan amanah oleh Demokrat maka tak akan disia-siakan. Koalisi tersebut akan sangat diapresiasinya. Secara pribadi, Asrun juga memberi kepercayaan kepada partai untuk melakukan penilaian secara objektif terhadap dirinya. Dengan demikian, akan tergambar siapa yang sesungguhnya layak dan pantas untuk didukung.

Menurut dia, sosok Asrun adalah calon gubernur yang sangat matang untuk maju bertarung di Pilgub. Pasalnya, sejauh ini bisa dilihat dan dibuktikan dengan kerja keras bersama tim atau relawannya keliling jazirah Sultra untuk menemui masyarakat hingga ke pelosok desa. “Pak Asrun adalah salah satu bacagub yang selalu memberi perhatian kepada masyarakat dan kepercayaan kepada setiap partai,” jelasnya.

LO Bacagub Rusda Mahmud, Uki saat ditemui ditempat terpisah menerima dengan sangat baik dukungan pengurus Demokrat tersebut. Tercatat, Rusda Mahmud menjadi urutan kedua dengan mengantongi 15 suara pengurus DPD Demokrat. “Kami masih tetap yakin (mendapatkan pintu Demokrat). Pak Rusda adalah kader dan itu point penting menurut kami,” ungkapnya.

Keputusan itu, lanjut dia, tentu juga melihat hasil survei sebelumnya. Dalam survei tersebut popularitas Rusda Mahmud mencapai 60 persen dan aseptablitas juga 60 persen. “Tapi semua masih bisa lebih tinggi dengan kerja-kerja tim. Apalagi sampai hari ini, relawan terus bergerak masif,” imbuhnya. (b/wan)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top