Panwascam Nakal Bakal Disanksi Tegas – Kendari Pos Online
content/uploads/2017/10/04102017-08-e1507270396266.png" target="_blank">Space Iklan Garis Batas
Politik

Panwascam Nakal Bakal Disanksi Tegas

Ketua Panwaslu Kota Baubau, Yusran mengambil sumpah jabatan anggota Panwascam Baubau. Foto : Akhirman/KENDARI POS

KENDARIPOS.CO.ID — Praktek money politik pada pelaksanaan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) sudah menjadi rahasia umum. Meskipun kerap tercium, namun selalu sulit untuk dibuktikan. Hal ini disebabkan data dukungan sangat minim. Menghadapi pelaksanaan Pilkada dan pemilihan gubernur (Pilgub) 2018, panitia pengawas kecamatan (Panwascam) ditantang mengotimalkan pengawasan. Tidak hanya menyangkut pelanggaran Pemilu, namun memastikan pelaksanaan Pilkada serentak berlangsung sukses.

Komisioner badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Sultra, Hj Hadi Machmud meminta Panwascam terpilih bisa bekerja profesional. Sebagai perangkat pengawas di tingkat kecamatan, Panwascam memiliki peran besar dalam mengantisipasi terjadinya pelanggaran Pemilu yang dilakukan tim sukses (Timses) atau pendukung calon.

“Tugas Panwascam itu memastikan supaya tidak terjadi pelanggaran. Untuk mendukung kerja-kerja itu, pengawas harus bisa menjaga netralitas dan profesionalitas sebagaimana yang diamanatkan dalam UU nomor 7 tahun 2017. Paling tidak, mengingatkan pada masyarakat menghindari tindakan pelanggaran,” kata dosen nonaktif IAIN Kendari ini.

Ketua Panwaslu Kota Kendari, Sahinuddin berharap Panwascam yang baru dilantik bisa menyamakan persepsi terkait tugas-tugas pengawasan. Sebagai perangkat pengawasan, ada empat poin yang harus selalu dijunjung yakni, solidaritas, integritas, mentalitas dan profesional. “Empat poin itu yang harus ditegakkan. Jika tidak, sanksi kode etik siap menanti bahkan berujung pada pemecatan. Namun semuanya ada tahapannya. Mulai dari surat teguran hingga peringatan sebanyak tiga kali,” katanya mengingatkan Panwascam yang baru dilantik.

Pengukuhan Panwascam Kendari telah melalui tahapan seleksi administrasi, tes tertulis dan interview. Dari hasil seleksi, sebanyak 30 pendaftar dinyatakan lulus dan dilantik menjadi anggota Panwascam. Sebelum dilantik, anggota Panwascam terpilih terlebih dahulu menandatangani fakta integritas.

Wakil Walikota (Wawali) Kendari Sulkarnain Kadir menaruh harapan besar Panwascam dapat melaksanakan dengan baik. “Panwascam haruslah menjaga integritas dan dapat menjalankan tugas sebaik-baiknya. Dengan begitu, Pilgub yang akan dilaksanakan tahun depan dapat berjalan lancar, aman dan tentram,” katanya.

Pelaksanaan seleksi penerimaan Panwascam Baubau telah berakhir. Kemarin, 24 anggota Panwascam dilantik oleh panitia pengawasan Pemilu (Panwaslu) Baubau. Ketua Panwaslu Kota Baubau, Yusran meminta agar dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagai Panwascam, agar tetap berpedoman pada ketentuan Perundang-Undangan. “Saya sampaikan agar seluruh anggota Panwascam memperhatikan hal-hal prinsip ketika melaksanakan tugas. Jaga netralitas dan integritas sebagai penyelenggara Pemilu dengan tidak berpihak kepada salah satu kandidat yang akan kita awasi. Jangankan memihak, senyum saja pada salah satu calon, maka hal iti bisa mengantarkan kita ke DKPP” tandasnya.

Sekretaris Bawaslu Sultra, Rafiuddin mengatakan peran Panwascam dalam mengawal pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) sangatlah penting. Untuk itulah, ia meminta pengawas bekerja seprofesional mungkin dalam mengawasi pelaksanaan Pilkada. “Saya harap saudara (Panwascam) dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik. Jaga integritas dan tunjukan indentitas kepada masyarakat, sebagai pengawas kecamatan. Bekerjalah dengan penih dedikasi,” pesan Rafiudin.

Sementara itu, Walikota Baubau melalui Asisten I Setda Kota Baubau, La Ode Asward berharap Panwascam bisa menjalankan perannya dengan baik. Khususnya dalam memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang rambu-rambu yang harus dipatuhi. Pada anggota Panwascam agar selalu berkoordinasi dengan pemerintahan kecamatan masing-masing untuk mengoptimalkan tugasnya. Yang patut diningat, laksanakanlah tugas dan tanggung jawab sesuai yang diamanahkan. Maknai isi sumpah dan pakta integritas yang telah diucapkan,”tutupnya. (b/wan/ahi)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Quis autem vel eum iure reprehenderit qui in ea voluptate velit esse quam nihil molestiae consequatur, vel illum qui dolorem?

Temporibus autem quibusdam et aut officiis debitis aut rerum necessitatibus saepe eveniet.

Copyright © 2015 The Mag Theme. Theme by MVP Themes, powered by Wordpress.

To Top