Soal Nasib Umar Samiun, Mendagri Tunggu Salinan Putusan Pengadilan – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
HEADLINE NEWS

Soal Nasib Umar Samiun, Mendagri Tunggu Salinan Putusan Pengadilan

Umar Samiun saat berada diruang sidang

KENDARIPOS.CO.ID — Masyarakat Buton bisa saja akan “ditinggalkan” pemimpin idolanya, Umar Samiun (AS). Sesuai ketentuan, dengan tuntutan lima tahun penjara dan hakim Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta menjatuhkan vonis 3 tahun 9 bulan, maka bisa saja diturunkan dari jabatannya sebagai Bupati Buton. Satu-satunya yang bisa menunda hal itu adalah melakukan banding atas putusan tersebut.

Namun jika sebaliknya (menerima putusan hakim,red), maka Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bisa memproses pergantiannya. Dengan kata lain, La Bakry yang bakal naik “kelas” jadi kepala daerah, memimpin Buton. “Nanti kami akan sampaikan kalau sudah ada keputusan (banding atau tidak),” ujar Kuasa Hukum Umar Samiun, Saleh SH.

Mendagri Tjahjo Kumolo menjelaskan, pihaknya belum bisa memproses pergantian US karena masih menunggu salinan putusan pengadilan. Dirinya sudah komunikasikan dengan Sekjen dan Dirjen Otonomi Daerah (Otda) untuk menindaklanjuti putusan tersebut. “Kami sudah bahas terkait putusannya. Hanya sekarang, masih menunggu salinan putusan pengadilan. Setelah itu baru bisa diproses,” kata Tjahjo.

Soal rencana pergantian, dia sudah serahkan kepada kepada Dirjend Otda Soni Soemarsono. Tjahjo mengaku turut prihatin atas putusan pengadilan yang menyatakan Bupati Buton nonaktif itu bersalah. “Kita turut prihatin dengan putusan tersebut. Kita lihat, seperti apa nanti ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Dirjen Otda Soni Soemarsono menjelaskan bahwa jika US tidak mengajukan banding, maka putusan pengadilan tersebut telah berkekuatan hukum tetap. “Kalau tidak banding, tinggal kita tunggu saja salinan putusan dari pengadilan, lalu diproses. Begitu mekanisme untuk pergantian,” kata Soni. Kata dia, penggantinya sudah pasti Wakil Bupati Buton, La Bakry.

Sementara itu, La Bakry mengaku dan tetap mendoakan yang terbaik bagi US. Apapun yang terjadi, dirinya akan terus berkomunikasi dengan US untuk mewujudkan cita-cita pembangunan daerah. Soal rencana Kemendagri untuk menggantikan posisi US sebagai bupati, dia belum berpikir sampai kesitu. “Kita doakan yang terbaik untuk beliau (Umar Samiun,red),” jelasnya.

La Bakrie menegaskan akan terus berkomitmen menjalankan pemerintahan sesuai dengan apa yang telah dicita-citakan bersma. “Saya, keluarga dan khususnya masyarakat Buton turut bersedih. Apa yang menimpa Pak Bupati sangat jauh dari bayangan kami selama ini,” katanya. Lanjut dia, semua yang telah tertuang dalam RPJMD Buton akan tetap dilanjutkan. “Harapan kita pemerintahan tetap berjalan dan rencana pembangunan juga tetap berjalan. Termasuk juga dengan RPJMD yang akan datang,” imbuhnya. (b/yog)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top