Muncikari Asal Kendari Barat Jual Anak Sebagai Pelayan Syahwat Si Hidung Belang – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Muncikari Asal Kendari Barat Jual Anak Sebagai Pelayan Syahwat Si Hidung Belang

KENDARIPOS.CO.ID — Febriyani M (26) tak bisa mengelak saat dibekuk polisi. Dia diduga memperdagangkan anak di bawah umur dan dijadikan sebagai pelayan syahwat lelaki hidung belang. Febriyani, warga lorong Teplan, Kelurahan Punggaloba Kecamatan Kendari Barat ini ditangkap di Hotel Winsstar, Mandonga.

Polisi sukses mengungkap penjualan anak dibawah umur setelah melakukan penyamaran. Febriyani menyanggupi akan menyediakan cewek yang akan dibayar untuk urusan syahwat, sebut saja Mawar, berusia 15. Saat akan transaksi, Febriyani dibekuk tim PPA Subdit IV Ditreskrimum Polda Sultra. Pelaku disangkakan tindak pidana perlindungan anak dan kejahatan kesusilaan.

Saat diperiksa, Selasa (10/10), Febriyani mengaku menggeluti profesi muncikari sekira lima bulan. Menurut Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Sultra, AKBP Harjoni Yamin, pelaku telah menjalani pemeriksaan sejak Sabtu (7/10) lalu. Pelaku mengaku mendapat untung dari menjajakan Mawar sekira Rp 200 ribu. AKBP Harjoni menjelaskan Febriyani menggaet pelanggan secara langsung. “Rp 1 juta dijual. Rp 800 ribu diberikan kepada Mawar,” AKBP Harjoni Yamin, kemarin.

Penyidik kata AKBP Harjoni masih terus mengembangkan kasus ini. Tidak menutup kemungkinan, korban Febriyani masih banyak selain Mawar. Sejumlah saksi pun sudah diperiksa. Penyidik mengamankan barang bukti berupa duit hasil transaksi dan dua unit handphone yang digunakan sebagai berkomunikasi untuk transaksi.”Yang terpenting, pelaku sudah kami amankan. Sedangkan korban akan lakukan pembinaan,” ungkap AKBP Harjoni.

Penyidik menerapkan Undang-Undang perlindungan anak untuk menjerat sang muncikari. Febriyani dijerat pasal 88 juncto pasal 76 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dan pasal 296 KUHP atau pasal 506 KUHP. (ade/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top