Tergiur Laba Besar, Warga Wundulako di Kolaka Edar Sabu – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Tergiur Laba Besar, Warga Wundulako di Kolaka Edar Sabu

Kepala BNNK Kolaka, Eryan Noviandi (tengah) menunjukan barang bukti yang disita dari Syarifuddin (pakai masker,bertopi) yang merupakan pengedar sabu. Foto : Zulfadli Nur/KP

KENDARIPOS.CO.ID — Tak punya pekerjaan tetap yang halal, membuat Syarifuddin alias Toni (37) memilih jalan pintas. Dia memilih mengedarkan narkoba jenis sabu. Perbuatan melawan hukum yang dilakukan S terendus Seksi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kolaka. Pengedar sabu pun ditangkap BNNK Kolaka Badan di kediamannya di Kelurahan Ngapa Kecamatan Wundulako.

Dari tangan pelaku, BNNK Kolaka mengamankan barang bukti satu lembar uang pecahan Rp 50 ribu yang didalamnya terdapat butiran kristal bening yang diduga sabu, 10 sachet sabu siap edar sekira empat gram, dan satu buah alat hisap berupa bong. Kepala BNNK Kolaka, Eryan Noviandi mengungkapkan berdasarkan hasil penyidikan, pelaku enggan menyebutkan asal sabu yang dibelinya. Adapun sabu yang dibelinya itu dijual kembali ke teman-temannya di sekitar Kecamatan Wundulako. “S ini adalah target operasi. Atas perbuatannya, S dapat dikenakan pasal 114 ayat 1 subsider pasal 112 ayat 1 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara,” ujar Eryan saat konferensi pers, Senin (9/10).

Eryan menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan Syarifuddin mengaku belum lama menggeluti bisnis terlarang tersebut. Sebab, belum lama bebas dari Rutan Kolaka. “Katanya dia baru satu bulan mengedar sabu. Karena dia baru sekitar tiga bulan keluar dari Rutan karena kasus kekerasan dalam rumah tangga,” tuturnya.

Sementara itu, Syarifuddin mengaku terpaksa menjalani bisnis terlarang tersebut karena faktor ekonomi. Sedangkan keuntungan dari menjual sabu cukup menjanjikan. “Saya terpaksa jual sabu karena saya tidak punya kerja. Untungnya juga besar, 0,5 gram itu keuntungan saya sekitar 450 ribu,” ungkapnya. (fad/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top