Menhub Apresiasi Penerbangan Haji – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Nasional

Menhub Apresiasi Penerbangan Haji

KENDARIPOS.CO.ID — Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan, mengapresiasi pelaksanaan penerbangan haji tahun ini. Ditemui dalam acara syukuran Penerbangan Haji di Hanggar 4 GMF Aeroasia, Tangerang, Budi Karya mengatakan bahwa penerbangan haji kali ini cukup baik dikarenakan ketepatan waktu penerbangan. ”Atas dukungan dan kerjasama dari berbagai pihak, sehingga penyelenggaraan penerbangan haji pada tahun ini dapat terlaksana dengan lancar dan sukses,” ucap Budi Karya. Dia pun secara khusus berterimakasih kepada Kementerian Agama karena telah berulangkali menggunakan Garuda Indonesia. ”Akhirnya semua melakukan pembenahan agar bisa melayani jamaah dengan baik. Pengelola bandara dan Airnav Indonesia saya yakin juga memiliki berkontribusi terhadap ketepatan waktu penerbangan.” Imbuhnya.

Sementara Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala Mansury mengatakan jika tahun ini Garuda Indonesia berhasil mencapai tingkat ketepatan waktu penerbangan haji sebesar 96,93 persen. ”Hal tersebut meningkat 3,49 persen dari tingkat ketepatan waktu penerbangan haji tahun lalu yang hanya sebesar 93,66 persen,” jelas Pahala. Menurut Pahala hal itu merupakan rekor bagi Garuda Indonesia. Sebab pencapaian ketepatan waktu itu merupakan pencapaian terbaik yang pernah diraih Garuda Indonesia sepanjang sejarah penerbangan haji Indonesia.

Bersamaan dengan berakhirnya operasional penerbangan haji tahun 2017/1438H, maskapai penerbangan Garuda Indonesia secara resmi mempensiunkan pesawat Boeing 747-400 terakhir dengan nomor registrasi PK-GSH. Pesawat tersebut telah beroprasi sejak tahun 1994. Pesawat yang dijuluki sebagai Queen of the Skies tersebut telah memiliki 89.900 jam terbang. Terakhir melayani penerbangan komersial 6 Oktober untuk melayani kepulangan jamaah haji dari Madinah menuju Makassar. ”Boeing 747-400 merupakan armada terbesar dari sejumlah armada yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia,” kata Pahala. Pesawat tersebut menurut Pahala memiliki kapasitas 428 penumpang yang terdiri dengan 42 kursi di kelas eksekutif dan 386 sisanya di kelas ekonomi. (lyn/jpg)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top