Batasi Izin Operasi Angkot, Dishub Gagas Transportasi Massal – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Metro Kendari

Batasi Izin Operasi Angkot, Dishub Gagas Transportasi Massal

KENDARIPOS.CO.ID — Perkembangan Kota Kendari terus menanjak menuju kota Metropolitan. Volume kendaraan terus meningkat, umumnya angkutan kota (angkot). Dinas Perhubungan Kota Kendari menengarai maraknya angkot di kota ini memicu kemacetan. Dinas dalam kendali Muh.Ali Aksa menggagas moda transportasi massal.

Sebagai langkah awal, Dishub tidak lagi mengeluarkan izin operasi angkot. Jumlah 200 angkot yang berseliweran di jalan kota dinilai sudah sangat banyak. Ratusan angkot itu perlahan akan dieliminir dan digantikan dengan transportasi massal. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dishub Kota Kendari, Muh Ali Aksa. Dia menegaskan Dishub hanya akan memperpanjang izin operasi, bukan menerbitkan izin baru. “Kami sudah tidak mengeluarkan izin untuk mobil (angkot) baru, kecuali peremajaan karena para sopir pete-pete (mikrolet/angkot) juga butuh kehidupan. Sebab, profesi itu sebagai mata pencahariannya,” ujar Muh.Ali Aksa, Kendari Pos.

Pembatasan izin operasi angkot dan bakal digantikan dengan transportasi massa, menurut Muh Ali Aksa, sudah sesuai dengan instruksi Dirjen Kementerian Perhubungan. Salah satu tujuan operasi moda transportasi massal adalah untuk mengurangi kemacetan. “Pemkot membeli bus Trans Lulo dengan harga mahal tujuannya untuk menstumulasi masyarakat untuk menggunakan transportasi umum. Dan Asrun (mantan Wali Kota Kendari) membangun jalan berdimensi besar dan lebar, tujuannya untuk pemanfaatkan transportasi massal yang menjadi target pemkot kedepan,” paparnya.

Olehnya itu kata mantan Kepala Dinas PU Kota Kendari itu, pihaknya berharap ada investor yang bergerak dibidang moda transportasi massal untuk menanamkan modalnya di Kota Kendari. Dan bekerja sama dengan pemkot untuk mengembangkan moda transportasi massal, karena Kota Kendari sangat membutuhkan hal tersebut. (kmr/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top