60 Desa di Konkep Gelar Pilkades – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
Konawe Kepulauan

60 Desa di Konkep Gelar Pilkades

MURSALIN/KENDARI POS
Wakil Bupati Konkep, Andi Muhamad Lutfi, saat mengecek logistik Pilkades serentak sebelum disalurkan ke TPS, disaksikan personel kepolisian.

KENDARIPOS.CO.ID — Sebanyak 60 desa di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) mencari pemimpin baru. Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tersebut digelar Selasa (10/10). Dari 60 wilayah itu, ada 179 calon kepala desa (Cakades) yang sudah berjuang hampir dua bulan terakhir untuk menarik simpati warga.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Konkep yang mengatur agenda Pilkades tersebut. Mulai dari penyaluran logistik kotak suara, administrasi, hingga pemantauan oleh personel kepolisian untuk menjaga stabilitas keamanan saat pemilihan berlangsung. “Kesiapan Pilkades ini sudah 100 persen, tidak ada kendala. Dari administrasi sampai keamanan sudah siap. 155 aparat kepolisian berjaga saat pemilihan berlangsung,” kata Kepala DPMD Konkep, Jamhur Umirlan, Senin, (9/10).

Penetapan Kades terpilih dapat langsung dilakukan hari itu juga jika perolehan jumlah suara Cakades tidak sama. “Kalau terjadi perolehan suara calon desa yang seri, maka akan dipilih kotak suara dusun yang terbanyak jumlah pemilihnya. Di situ akan ditentukan pemenang kepala desa,” katanya.

Jamhur mengaku, Pilkades serentak 60 desa itu menghabiskan anggaran Rp 571 juta. “Sudah dipersiapkan dengan matang. Tinggal warga yang ada di 60 desa tersebut memilih pemimpinnya untuk enam tahun ke depan,” tandas mantan Kabid Bidmen Dinas PK Konkep.

Sementara itu, Wakil Bupati Konkep, Andi Muhamad Lutfi berharap, Pilkades perdana di otorita tersebut bisa berjalan sukses dan tak terjadi perselisihan antar pendukung calon. “Kami meletakan batu dari desa untuk membangun Konkep ini agar lebih maju dan sejahtera dan bisa sejajar dengan daerah lain,” tandasnya. Untuk diketahui, ada dua desa yang dibatalkan untuk mengikuti Pilkades serentak di daerah itu, yakni Lamoluo dan Wakadawu karena berbagai pelanggaran.(b/san)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top