Ali Mazi-Lukman Abunawas Deklarasi 19 Oktober, Rusda Masih “Berburu” Parpol – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
HEADLINE NEWS

Ali Mazi-Lukman Abunawas Deklarasi 19 Oktober, Rusda Masih “Berburu” Parpol

KENDARIPOS.CO.ID — Ali Mazi dan Lukman Abunawas makin percaya diri maju dalam pemilihan gubernur (Pilgub) Sultra, tahun depan. Sudah mendapatkan dukungan Golkar dan Nasdem, sehingga langkahnya untuk bersaing makin terbuka. Bahkan, rencananya, 19 Oktober nanti pasangan berakronim AMAN ini akan menggelar deklarasi lapangan eks MTQ, Kendari.

Ada beberapa tokoh dari partai politik (Parpol) pengusung yang sudah dikonfirmasi untuk hadir. Seperti Pengurus DPP Nasdem NTT Viktor Laskodait dan Ketua Harian DPP Golkar, Nurdin Halid. Ali Mazi menegaskan, deklarasi dilakukan untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang kesiapan bertarung di Pilgub. “Pasangan AMAN akan deklarasi 19 Oktober. Ketua Umum Nasdem Surya Paloh juga diagendakan hadir,” kata Asnan La Amba, Sekertaris Panitia Deklarasi pasangan AMAN saat dihubungi dari Jakarta. Disinggung soal kepastian partai pengusung, Asnan menegaskan sudah tidak ada masalah lagi. “Semua sudah beres, nanti saat deklarasi bisa dibuktikan semua,” tegasnya.

Memang soal dukungan Partai Golkar ke Ali Mazi masih menyisakan polemik, khususnya di internal partai beringin di Sultra. Meski surat rekomendasi dukungan sudah terbit dan ditandatangani langsung Ketua Harian DPP Golkar Nurdin Halid dan Sekretaris Jenderal DPP Golkar Idrus Marham. Namun mereka belum sepenuhnya percaya.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) 1 Golkar Sultra, Muhammad Basri mengatakan, sejatinya setiap ada penetapan, dirinya bersama Ketua DPD Golkar Sultra selalu mengikuti. Demikian juga saat DPP memutuskan figur yang akan diusung di Pilwali Baubau dan Kolaka. Namun, dalam penentuan ini (dukungan ke Ali Mazi-Lukman Abunawas) tak tak ada pembicaraan sama sekali. “Ini yang aneh. Makanya, saya melihat sebelum ada keputusan Ketua Umum Setya Novanto, surat itu sifatnya hanya rekomendasi saja,” jelasnya.

Ketua Harian DPD Golkar Sultra, Imam Al-Gazali juga mengkritisi SK tersebut. Menurutnya, DPP dalam membuat keputusan haruslah berlandaskan hasil keputusan Rapimdasus Golkar Sultra. Dimana yang diusul adalah ada tiga nama yakni Asrun, Rusman Emba dan Tina Nur Alam. “Sedangkan Ali Mazi-Lukman Abunawas tak masuk dalam hasil Rapimdasus tersebut. Sehingga, keputusan itu akan melukai hati DPC Golkar di 17 kabupaten/kota,” katanya.

Ia menegaskan, jangan sampai keputusan tersebut membuat terpecah belah kader di daerah. Hasilnya, nanti mereka tidak akan maksimal dalam memenangkan yang diusung partai. “Kita tidak ingin pengalaman saat Pilwali Kendari terulang,” pesannya. Kalau Ali Mazi sudah berencana deklarasi, maka Rusda Mahmud masih “berburu” Parpol di DPP. Belum lama ini, mantan Bupati Kolut menemui Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Salah satu yang dibahas adalah tentang Pilgub Sultra. Meski belum ada keputusan resmi, namun sebagai kader partai berlambang Mercy ini, Rusda pantas optimis.

“Saya tetap optimis. Kalau tidak serius mana mungkin saya lakukan sampai sejauh ini,” kata Rusda saat ditemui di kompleks perkatoran DPR RI di Jakarta. Dia mengaku terus lakukan lobi ke DPP untuk memantapkan dukungan. Rusda dikabarkan sebentar lagi dapat dukungan Demokrat, PKB dan Hanura. Namun, dia masih enggan berkomentar. Menurutnya, kalau sudah tiba saatnya pasti akan disampaikan. “Tidak elok kalau saya sampaikan sekarang. Ada saatnya untuk itu,” imbuhnya. (b/yog/wan)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top