SKPD di Buton Tengah Diminta Kerja Berbasis Data – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Buton Tengah

SKPD di Buton Tengah Diminta Kerja Berbasis Data

KENDARIPOS.CO.ID — Ketidakpuasan terhadap kinerja aparaturnya diperlihatkan Sekretaris Kabupaten (Sekab) Buton Tengah (Buteng), H. La Ode Hasimin. Dalam pembahasan program pemetaan kemiskinan wilayah pesisir, tidak semua peserta yang diundang hadir, termasuk beberapa pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), seperti Dinas Perikanan dan beberapa camat.

Hasimin juga menilai, semua program yang berkaitan dengan pembangunan di Buteng mesti berbasis data, apalagi dalam pemetaan kemiskinan wilayah pesisir. Terlebih, program tersebut merupakan kerja sama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Sultra serta tim ahli dari Universitas Halu Oleo (UHO).

“Tanpa data kita hanya mimpi untuk dapatkan sesuatu, seperti bantuan, bahkan sulit untuk mengukur program. Pak Bupati (Samahuddin) dan Wakil, (La Ntau) menuntut agar semua SKPD menyusun data lengkap dibidangnya masing-masing. Artinya semua yang dilakukan dalam pembangunan sama dengan ngawur jika tidak ada data,” sorotnya.

Dia meminta, agar pemetaan kemiskinan pada wilayah pesisir di Buteng mesti disambut positif. Pasalnya data itu akan menjadi acuan untuk membuat program kebijakan. “Saya berharap kita semua bisa bekerjasama,” ujarnya. Sementara itu, Kabid Penanganan Fakir Miskin Dinsos Sultra, Anna Pudjiastuti menuturkan tahun ini hanya Buteng dan Konkep menjadi sasaran pemetaan. Pasalnya anggaran tidak mencukupi jika dilaksanakan pada semua wilayah di Sultra. Ke depan pihaknya berharap bisa melihat pada semua kecamatan di Buteng, masyarakat miskin yang dipesisir sudah dipetakan.

“Dengan demikian, kita bisa menilai jenis bantuan yang paling tepat untuk kecamatan tertentu. Program ini khusus penanganan kemiskinan di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Hasil pemetaan ini menguntungkan bagi kabupaten, karena tidak menyediakan anggaran tersendiri,” katanya. (c/myu)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top