Sering Pelesiran Keluar Daerah, Plt Gubernur Sultra Tegur Pejabat – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Metro Kendari

Sering Pelesiran Keluar Daerah, Plt Gubernur Sultra Tegur Pejabat

Wakil Gubernur Sultra, H. M. Saleh Lasata

KENDARIPOS.CO.ID — Kebiasaan pelesiran bermodus perjalanan dinas keluar daerah sudah begitu mengakar dalam mental para pejabat daerah. Sementara hasil perjalanan tersebut tidak begitu berdampak pada kemajuan daerah atau meningkatnya pelayanan kepada masyarakat.

Baru-baru ini, kebiasaan pelesiran pejabat itu disentil Plt.Gubernur Sultra, Saleh Lasata dalam sebuah rapat. Saleh Lasata mengumpulkan para kepala dinas lingkup Pemprov Sultra untuk mendengarkan laporan dari masing-masing dinas terkait progres kegiatan tahun ini termasuk kendala-kendala yang dialami. Namun, disela-sela rapat, ia menyentil kebiasaan para pejabat melakukan perjalanan dinas ke luar daerah.

“Sebelum perjalanan dinas, dipikir dulu manfaatnya. Apakah sebanding yang kita dapatkan dengan yang kita keluarkan. Soalnya kita dibayar mahal dengan uang rakyat tapi hasilnya kecil, coba dipikirkan itu,” keluh Saleh Lasata. Mantan Bupati Muna itu mengakui jika konsultasi atau menjalin kerja sama dengan pihak tertentu dalam penyelenggaraan pemerintahan sangat diperlukan. Namun, harus juga mengingat bagian-bagian yang prioritas dari itu semua. “Jangan sampai karena kita sering tinggalkan kantor, banyak tugas kita terbengkalai,” ungkapnya di ruang pola kantor Gubernur Sultra.

Lebih lanjut, Saleh Lasata menegaskan penggunaan uang rakyat yang masuk dalam surat perintah perjalanan dinas (SPPD) itu wajib menjadi tanggung jawab moril bagi setiap penggunanya. Sebab, hemat dia terlalu banyak pejabat yang terkesan jalan-jalan dengan berkedok perjalanan dinas. “Saya ini kalau mau keluar ada undangan, selalu berpikir berapa lagi uang mau dipakai. Saya merasa tidak enak dengan masyarakat sebenarnya, kecuali undangan itu sangat penting,” tuturnya.

Olehnya itu, disisa waktu implementasi program 2017 ini, Saleh Lasata mengimbau semua dinas untuk fokus menjalankan kegiatannya. Soal perjalanan dinas, seperlunya saja. Terpenting adalah seluruh program yang telah terjadwal bisa dituntaskan tepat waktu sehingga bisa langsung bermanfaat. “Ini tinggal tiga bulan, tolong fokus. Karena ini tahun terakhir saya dan Gubernur Nur Alam maka saya ingin tidak ada program yang tertinggal,” perintah Saleh Lasata. (ely/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top