Polsek Ngapa Bekuk DPO Penganiaya Adik Kandung di Kolut – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Polsek Ngapa Bekuk DPO Penganiaya Adik Kandung di Kolut

Kapolsek Ngapa, Ipda Adianot (pakai helm) memimpin anak buahnya menangkap pelaku penganiayaan, Juprianto (jongkok). MUH.RUSLI / KENDARI POS

KENDARIPOS.CO.ID — Personel Polsek Ngapa yang bergerak cepat setelah mendapat informasi adanya penganiayaan, sukses menangkap salah seorang pelaku. Juprianto alias Jupri, dibekuk Kamis (5/10) sore setelah sehari buron. Juprianto ditetapkan tersangka kasus penganiayaan Siswanto, warga Dusun III Desa Tadaumerah, Kecamatan Ngapa, Rabu (4/10/2017) lalu.

Kapolsek Ngapa, Ipda Adianto SH memimpin anak buahnya menangkap Jupri di tempat persembunyiannya tanpa perlawanan di salah satu perkebunan kakao di dusun III Desa Tadaumerah. “Kita ringkus pelaku di kebun kakao sekira pukul 17.30 wita,” ungkap Ipda Adianto, kepada Kendari Pos, Sabtu (7/10).

Saat diringkus, pelaku terlihat nampak linglung. Raut wajahnya pucat setelah tahu ancaman hukuman pasal 170 KUHP, yakni lima tahun penjara. “Pelaku sudah ditahan dan menanti proses hukum selanjutnya,” ungkap Ipda Adianto. Untuk diketahui, korban Siswanto dikeroyok oleh kakak kandungnya, Sutikno dan dibantu Jupri, Rabu (4/10). Sabetan parang sang kakak berhasil dielak korban, sehingga nyawa Siswanto selamat. Melihat adiknya masih sempat mengelak dari sabetan parangnya, Sutikno kian brutal.

Korban dihajar menggunakan balok. Kekuatan yang tidak sebanding, membuat Siswanto roboh dihantam balok bertubi-tubi. Korban dianiaya dengan cara tangan dan kakinya diikat lalu diseret ke jalan sembari diinjak-injak lalu ditinggalkan. Korban mengalami luka robek dan memar di kepala, memar di lengan tangan kiri dan paha kiri serta punggung dan pinggang sebelah kiri. (rus/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top