Panwaslu Jamin Seleksi Panwascam Tanpa Calon Titipan – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Politik

Panwaslu Jamin Seleksi Panwascam Tanpa Calon Titipan

Salah seorang peserta mengikuti tes wawancara panitia pengawas kecamatan (Panwascam) Kolaka Timur (Koltim) di kantor Sekretariat Panwaslu Koltim. Foto : Kusdin/KENDARI POS

KENDARIPOS.CO.ID — Sebanyak 109 pendaftar harus mengubur ambisinya menjadi panitia pengawas kecamatan (Panwascam) Konawe Selatan (Konsel). Berdasarkan hasil tes tertulis yang digelar panitia pengawas Pemilu (Panwaslu) Konsel, hanya 133 yang dinyatakan berhak mengikuti tes wawancara yang dijadwalkan berakhir hari ini.

Ketua Panwaslu Konsel, Asni SPi mengatakan proses penjaringan Panwascam telah mengerucut menjadi 133 peserta. Mereka yang lulus seleksi saat ini tengah mengikuti tes wawancara. “Untuk tes wawancara sudah di mulai sejak tanggal 3 Oktober lalu. Sesuai jadwal, tes wawancaranya akan berakhir pada tanggal 7 Oktober,” katanya kepada Kendari Pos.

Pada tanggal 8 Oktober lanjut dia, hasilnya langsung akan diumumkan. Adapun untuk pengumuman yang lolos akan dilakukan melalui selebaran informasi dan via online. Salah satunya melalui media sosial (medsos). Jika tidak ada kendala, peserta yang lolos akan dilantik pada tanggal 10 Oktober 2017 mendatang. “Saat tes wawancara peserta sudah kami informasikan. Hasilnya nanti kami akan sampaikan melalui SMS,” imbuhnya.

Asni menjamin seleksi Panwascam benar-benar murni tanpa ada tendensi atau calon titipan. Dalam memberikan perangkingan, pihaknya turut melibatkan badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Sultra. Jadi peraih nilai tertinggi akan kelihatan. Adapun nilai tertinggi saat tes tertulis itu yakni 84 poin sementara terendah 50 poin. “Jadi perangkinan ini bukan berdasarkan nama. Tapi dilihat dari hasil tes kemarin. Jadi tidak ada upaya dongkrak-dongkrak nilai,” katanya.

Di Kolaka Timur (Koltim), sebanyak 71 pelamar dinyatakan gugur pada tes tertulis seleksi penerimaan Panwascam. Ini artinya, hanya 66 pelamar yang berhak mengikuti tes wawancara. Sementara kuota yang disiapkan Panwaslu Koltim hanya sebanyak 36 orang. “Ada 5 sampai 6 orang pelamar setiap kecamatan yang lolos untuk tahap wawancara. Lalu diseleksi hingga menghasilkan tiga orang pelamar saja yang berkompeten dan memiliki integritas yang dilantik menjadi Panwascam” terangnya Rusnyati Nur Ratibe, Ketua Panwaslu Koltim.

Saat ini, peserta tengah mengikuti tes wawancara. Setelah tahapan ini, pihaknya akan menentukan siapa yang akan lolos. Bila merujuk pada aturan, setiap kecamatan akan ditugaskan tiga orang Panwascam. Sebagai perpanjangan tangan Panwaslu Kabupaten, mereka akan bekerja mengawasi dan memantau pelaksanaa pemilihan gubernur (Pilgub) pada tahun 2018, pemilihan umum presiden (Pilpres) dan pilcaleg tahun 2019.

“Kami sudah sementara wanwancara dari jumlah yang lulus tes. Dari hasil wawancara maka akan diambil 3 orang, lalu ditetapkan sebagai Panwascam. Kategorinya sudah jelas dan tertuang dalam undang-undang rekruitmen Panwascam salah satunya penilaiannya adalah memiliki integritas cukup baik” kata Rusnyati. (b/kus/kam)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top