Tiba di Kendari, 75 Mobil Offroad Peserta IOX Pukau Warga – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Aneka

Tiba di Kendari, 75 Mobil Offroad Peserta IOX Pukau Warga

KENDARIPOS.CO.ID KENDARI – Sebanyak 75 kendaraan offroad superekstrem yang bakal mengikuti Indonesia Off-road eXpedition (IOX) 2017 Celebes telah tiba di Kendari, Selasa (3/10) malam.

Kendaraan-kendaraan itu tiba dari Jakarta. Mobil-mobil itu berangkat dari pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta pada 26 September 2017.

Mereka sempat transit dan ganti kapal di Makasar pada 30 September 2017. Kehadiran kendaraan offroad superekstrem langsung menyita perhatian warga Kendari.

Selain 73 kendaraan 4×4, ada juga 70 kendaraan roda dua dengan logo IOX juga berkeliaran di jalanan Kota Kendari.

IOX 2017 Celebes tidak hanya event kendaraan 4×4, tetapi juga agenda untuk 60 peserta kendaraan roda dua off-road. Ada pula sepuluh kendaraan roda dua wisata overland (on-road) yang akan berwisata mengelilingi Sultra hingga ke Sulsel.

Kehadiran 300-an personel berseragam khas IOX 2017 Celebes dari berbagai kota ikut menyemarakkan suasana Kota Kendari. Publikasi event IOX 2017 Celebes yang atraktif di banyak billboard, spanduk dan umbul-umbul di berbagai lokasi strategis membuat Kota Kendari makin semarak.

Koordinator Pengapalan kendaraan IOX Akbar Zakariah bersyukur seluruh kendaraan peserta bisa diangkut dan tiba di Kendari sebelum tanggal start tanpa gangguan.

“Insyaallah semua barang kendaraan peserta aman dan kendaraan siap digunakan peserta” kata Akbar, Kamis (5/10). Akbar sampai harus menempatkan orang khusus di kapal untuk mengawal seluruh kendaraan.

Masalah keamanan kendaraan peserta jadi perhatian Akbar. Sebab, kendaraan offroad IOX merupakan mobil modifikasi khusus dengan perlengkapan yang mahal.

Sebanyak 15 personel dari IOX Sulsel dan Sultra di bawah komando Akbar dikerahkan untuk mengurusnya. Termasuk masuk dan keluar kapal pengangkut serta pengiriman kendaraan ke Hotel Clarion Kendari yang menjadi markas rombongan IOX.

Panitia lokal IOX terlihat serius dan solid dalam melakukan persiapan dan pelaksanaan event IOX 2017 Celebes ini. Dari segi kesuksesan, kami tidak ingin Kendari dan Makasar kalah dari kota lain yang dilalui event IOX di tahun-tahun sebelumnya” terang Ketua Panitia IOX 2017 Celebes Firzal Muzaffar.

Dia mengaku bersyukur karena seluruh pihak, baik pemerintah daerah dan swasta di Kendari mendukung kegiatan IOX.

Kehadiran jurnalis media otomotif dunia membuat semua pihak di Kendari tidak mau kehilangan momentum menjual potensi wisata di Sulawesi Tenggara ke dunia.

IOX 2017 Celebes ini sendiri bagaikan mengulang sejarah kegiatan offroad dari Kendari ke Makasar yang pernah sukses dilaksanakan pada 2006 dengan nama Diplomat Challenge 2006.

Saat itu, event dipimpin offroader kawakan Indonesia Syamsir Alam. Setelah sebelas tahun tidak ada event besar offroad di Kendari, tahun ini IOX datang dengan track yang lebih keras dan menantang.

Karena kesibukan shooting di acara TV Thousand Miles, Syamsir yang selama ini menjadi team leader IOX digantikan oleh Fion Kamil.

Namun, Syamsir tetap hadir di Kendari sebagai track committee IOX. Setelah kendaraan peserta tiba di Kendari, agenda selanjutnya adalah scruutinering (pemeriksaan kendaraan) bagi 32 kendaraan yang belum di-scruut dan yang gagal lulus scruut di Jakarta.

Berbeda dengan scruut di Jakarta, yang dikomando oleh pembalap nasional TB Adhi, proses di Kendari akan dibantu juga oleh spesialis scruut offroad senior dari Malaysia Tai Yew Wang yang terkenal teliti tanpa kompromi.

Sebagian peserta yang belum lulus dikabarkan mulai gelisah dengan kehadiran Tai Yew Wang karena dikenal galak.

Ketua klub IOXSri Hascaryo menyambut baik kehadiran Tai Yew Wang. Dia mengatakan, target IOX setiap tahun adalah adanya peningkatan kesiapan kendaraan semua peserta dibanding tahun sebelumnya.

“Sanksi bagi yang tidak bisa memenuhi syarat scruut adalah tidak diizinkan start yang tentu sangat tidak diinginkan seluruh peserta,” kata pria yang karib disapa Yoyok itu. (jos/jpnn)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top