Proyek di Butur tak Tuntas, Kontraktor Diblacklist – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Buton Utara

Proyek di Butur tak Tuntas, Kontraktor Diblacklist

HADRIAN INDRA MAPA/KENDARI POS
Bupati Butur, Abu Hasan (kedua dari kiri) ketika menggelar tatap muka dengan para staf Dinas PU dan Penataan Ruang, kamis(5/10)

KENDARIPOS.CO.ID — Kinerja satuan kerja perangkat daerah (SKPD) lingkup pemerintah kabupaten (Pemkab) Buton Utara (Butur) sedang dievaluasi. Untuk memastikan semua program dan pembenahan infrastruktur berjalan sesuai harapan, Bupati Butur, Abu Hasan melakukan kunjungan sekaligus tatap muka dengan staf Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kamis (5/10).

Mantan Karo Humas Pemprov Sultra itu mengingatkan, semua pengerjaan proyek yang tengah berjalan segera dituntaskan sebelum tahun 2017 berakhir. Sehingga serapan anggaran bisa meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Proses pengawasan juga terus dilakukan agar tak ada masalah dikemudian hari.

Bupati Butur, Abu Hasan menuturkan, pegawai negeri sipil yang bekerja di Dinas Pekerjaan Umum harus militan, mengingatkan tugasnya cukup berat. “Tak boleh malas-malasan. Jika tidak bisa bekerja akan diberi sanksi nonjob. Begitu juga dengan kontraktor. Jika ada pekerjaannya yang terbengkalai, bisa diblacklist. Pengerjaan proyek harus tuntas tepat waktu. Dengan begitu serapan anggaran bisa meningkat,” kata Abu Hasan.

Ia mengaku, alokasi anggaran untuk membenahi infrastruktur memang kurang memadai. Beberapa desa masih ada yang kesulitan mendapatkan air bersih. Pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) harus segera dilakukan sebab menjadi kebutuhan mendesak jelang musim kemarau. “Desa Bone Rombo belum tersentuh SPAM. Ini merupakan tanggung jawab Dinas PU. Jika persoalan anggaran nanti kita diskusikan,” tambahnya.

Sementara itu, Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Butur, Wawan Wardaya menuturkan, pengerjaan pengaspalan jalan akan tuntas sebelum akhir tahun ini. Ia tak menampik, beberapa pekerjaan memang belum selesai karena faktor cuaca. “Hasil uji laboratorium aspal yang akan digunakan telah keluar. Memang sempat terkendala, secara bertahap segera dituntaskan,” ujar Wawan Wardaya. (b/had)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top