DPM-PTSP Wakatobi Capai Target PAD – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Wakatobi

DPM-PTSP Wakatobi Capai Target PAD

KENDARIPOS.CO.ID — Jika sebagian besar pendapatan asli daerah (PAD) pada organisasi perangkat daerah (OPD) di Wakatobi mengalami penurunan, maka tidak demikian dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP). Pencapaian target PAD di dinas yang melayani lebih dari 70 izin ini bahkan telah melampaui proyeksi sejak September lalu.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala DPM-PTSP Wakatobi, Djufri menjelaskan, realisasi PAD pada tahun ini melebihi target tahun 2017. Mulai dari izin mendirikan bangunan (IMB) yang ditargetkan 200 izin telah mencapai 226 izin. Begitu pula dengan izin HO/ITU-Pribadi yang targetnya hanya 162 kini telah meningkat 168 persen dengan realisasi 234 rekomendasi.

“Itu terhitung sejak bulan Januari hingga 2 Oktober lalu. Izin HO/ITU-Badan juga mengalami peningkatan dari target sebanyak 50 tahun ini telah terealisasi 136 izin atau setara dengan 379 persen,” ungkap Djufri saat ditemui di ruang kerjanya, kamis(5/10). Mantan Kepala Bidang di Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Tenggara tersebut mengaku, pencapaian itu karena pihaknya menyederhanakan syarat mengurus izin dan telah melakukan sosialisasi di masyarakat.

“Sehingga hal ini mempermudah masyarakat untuk melakukan pengurusan. Buktinya memasuki minggu pertama bulan Oktober, target PAD telah mencapai 99,67 persen. Proyeksi DPM-PTSP tahun 2017 sebesar Rp 315 juta lebih dan kini telah terealisasi Rp 314 juta lebih. “Masih akan bertambah, karena banyak banyak masyarakat kita yang belum mengantongi IMB padahal sudah membangun. Tapi kami lakukan pendekatan persuasif. Sebagian besar pencapaian PAD ini baru di Wangiwangi, belum pada tiga pulau lainnya,” tambahnya.

Selain itu Jufri berharap masyarakat tak khawatir melakukan pengurusan sejumlah izin. Selain dimudahkan, masyarakat hanya mengambil persyaratan baik itu formulir maupun slip pembayaran dan akan dibantu tenaga teknis di bidangnya. “Untuk membayar bukan ke kami, tapi langsung di bank. Jadi, semakin mudah,” pungkasnya. (b/thy)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top