Wali Kota Kendari : Pasar Baruga Dongkrak Ekonomi Masyarakat – Kendari Pos Online
Jalan Sehat

pariwara
Iklan Jalan Sehat Kenpos Iklan 10 Iklan 23
Metro Kendari

Wali Kota Kendari : Pasar Baruga Dongkrak Ekonomi Masyarakat

DR Asrun

KENDARIPOS.CO.ID — Kepedulian Ir Asrun terhadap warga Kota Kendari seolah tak ada habisnya. Jelang akhir masa baktinya sebagai kepala daerah, dia terus “bergerilya” memastikan berbagai program pembangunan yang sudah dirancangnya tuntas. Peresmian Pasar Rakyat Baruga yang telah dilaksanakan Kamis (28/9/2017) lalu, merupakan salah satu bukti sahih betapa dia sangat peduli dengan masyarakat kecil.

Wali Kota Kendari dua periode ini menegaskan, pembangunan pasar tradisional harus diimbangi dengan pengelolaan dan manajemen yang baik. Sebab, kehadiran pasar tradisional diharapkan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat. “Kalau dimanfaatkan dengan baik, saya sangat yakin pasar ini bisa mendongkrak ekonomi masyarakat,” ujar Asrun.

Ketua DPD PAN Kota Kendari ini menambahkan, pasar merupakan salah satu sumber usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dapat berperan penting dalam kesejahteraan masyarakat. “Keberadaan pasar tradisional sangat penting. Sebab, menjadi indikator untuk memantau pergerakan kestabilan harga dan inflasi. Khususnya, dalam menghitung inflasi harga barang-barang kebutuhan pokok,” jelasnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, pembangunan dan revitalisasi pasar tradisonal dilaksanakan sebagai wujud perhatian terhadap masyarakat Kota Kendari. Sebab, pasar adalah tempat sebagian besar masyarakat untuk mencari nafkah. Terkhusus pasar Baruga menjadi perhatian karena lokasinya sangat strategis, yakni berada di wilayah perbatasan kabupaten dan menjadi sentral sayuran yang kemudian didistribusikan ke pasar-pasar lainnya. “Kita perhatikan karena pasar tradisonal sudah mulai bergeser dengan adanya pasar modern seperti mall, plaza dan sebagainya,” katanya.

Asrun mengungkapkan, keberadaan pasar tradisional berdaya saing sangat diperlukan dalam rangka membantu menyediakan tempat usaha layak dan baik bagi para pedagang. Juga membantu memberikan solusi dalam rangkan menciptakan kawasan bisnis yang tertib dan nyaman. “Dan memberikan alternatif solusi bagi tumbuhnya pelaku usaha baru dan memperkuat para pelaku usaha yang sudah ada,” terangnya.

Masih menurut Asrun, awalnya pasar Baruga sangat kumuh dan tidak layak dijadikan sebagai pasar tradisional. Namun karena melihat lokasinya strategis, dirinya bertekat untuk mengembangkannya menjadi pasar tradisional berdaya saing tinggi. “Semua ini kita lakukan untuk mengembangkan ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Kepal Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Perindagkop UMKM) Kota Kendari, Syam Alam menjelaskan, pembangunan pasar Baruga menggunakan anggaran bersumber dari APBN-TP Kementerian Perdagangan RI tahun 2016. Ada 147 kios di dalamnya. Terdiri dari kios berukuran 2,85×3 meter dan lima kios ukuran 3×3 meter. Pembangunannya memakan waktu 160 hari dengan anggaran Rp 10 miliar.

“Keberhasilan pembangunan pasar ini adalah buah pikiran dari Wali Kota Kendari yang sangat memperhatikan masyarakat khususnya para pedagang. Olehnya itu kami sangat berterima kasih kepada Wali Kota karena dengan pasar ini, pedagang mendapatkan tempat yang layak untuk mecari nafkah,” imbuhnya. (b/kmr)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top