Pipa Transmisi Bocor, Pelayanan PDAM Kendari Terganggu – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Metro Kendari

Pipa Transmisi Bocor, Pelayanan PDAM Kendari Terganggu

Kondisi pipa bocor di Kelurahan Abelisawa, Kecamatan Sampara, Konawe. Petugas PDAM Tirta Anoa Kendari sedang melakukan perbaikan, Senin (2/10). Manajemen PDAM memastikan distribusi air akan normal dua atau tiga hari lagi. Foto : ELYN IPO / KENDARI POS

KENDARIPOS.CO.ID — Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anoa Kendari kembali harus menyiasati kebutuhan airnya pekan ini. Khususnya mereka yang terkoneksi dengan pipa distribusi air dari Intake (lubang asupan) Pohara, Kecamatan Sampara, Konawe. Sebab, salah satu pipa transmisi air baku dengan ukuran DCIP 600 milimeter mengalami kebocoran. Akibatnya wilayah pelayanan Puuwatu, Wuawua, Lepolepo, Mandonga, Kemaraya hingga Kota Lama terhenti untuk sementara.

Direktur PDAM Tirta Anoa Kendari, Damin mengaku sedang mengupayakan perbaikan cepat pada kerusakan pipa induk yang berlokasi di Kelurahan Abelisawa, Kecamatan Sampara, Konawe. “Pipa kita ini kan usianya sudah sangat tua sehingga rentan dengan kebocoran, seperti halnya yang terjadi hari ini (kemarin-red), di Intake Pohara,” ujar Damin, Senin (2/10).

Damin berjanji pipa tersebut akan beres dalam dua atau tiga hari ke depan. Olehnya itu, ia juga meminta pengertian masyarakat untuk mendukung upaya perbaikan itu. “Mudah-mudahan segera selesai. Kita tidak mungkin sengaja menunda itu. Semaksimal mungkin pelayanan kita usahakan cepat normal,” lanjutnya.

Damin melanjutkan kebocoran pipa yang sewaktu-waktu itu memang bisa terjadi dimana saja. Sebab, sebagian besar pipa yang digunakan untuk mengalirkan air ke warga itu sudah terpendam sejak tahun 1991. Pergantian hanya dilakukan dibeberapa titik yang sudah mengalami kerusakan saja. “Kalau mau ganti semua kita butuh puluhan miliar. Dan itu baru bicara pipanya saja. Belum lagi kita membongkar sana sini, bahkan sekarang sudah banyak pipa induk dibawah rumahnya orang. Kalau rusak, terpaksa kita bongkar dengan bagian rumahnya. Itulah susahnya,” keluh Damin.

Masih kata Damin, PDAM sedang mempersiapkan sumber-sumber air baru agar distribusi tak terpusat dari Pohara saja. Misalnya pembangunan Intake Tabanggela yang sudah dicanangkan oleh Wali Kota Kendari terpilih, Adriatma Dwi Putra dan Sulkarnain Kadir (ADP-Sul). Keduanya bakal dilantik 9 Oktober mendatang. (ely/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top