Pabrik Kelapa Sawit Dibangun di Konsel – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Kolaka Timur

Pabrik Kelapa Sawit Dibangun di Konsel

KAMALUDDIN/KENDARI POS
Peletakan batu pertama pembangunan pabrik kelapa sawit yang dilakukan Bupati Konsel, H. Surunuddin Dangga (kiri, depan), senin(2/10)

KENDARIPOS.CO.ID — Bupati Konawe Selatan (Konsel), H. Surunuddin Dangga begitu bahagia, Senin (2/10). Daerah yang berada dalam kendali pemerintahannya itu segera memiliki pabrik kelapa sawit. Senin(2/10), seremoni peletakan batu pertama pembangunan pabrik di Desa Lerepako, Kecamatan Laeya tersebut, dilakukan.

Surunuddin Dangga memberikan apresiasi pada pihak investor berbendera PT Merbaujaya Indahraya yang telah serius menanamkan modalnya pada bidang perkebunan di daerah itu. “Sebagai bukti, hari ini(senin(2/10), Red) PT Merbau sudah bangun pabrik. Ke depan Konsel akhirnya punya pabrik,” senyum Surunuddin, senin(2/10).

Sebelumnya, Konsel-1 ini tidak begitu yakin terkait kehadiran perusahaan perkebunan itu datang melakukan investasi dengan memanfaatkan sejumlah lahan di daerah. “Awalnya, saya ragu. Pada saat itu saya berikan jaminan. Akhirnya PT Merbau membuktikan dengan adanya peletakan batu pertama pembangunan pabrik ini,” sambung Surunuddin.

Mantan anggota DPRD Sultra ini menjelaskan, dengan adanya pabrik tersebut dapat menjadi ukuran bagi Konsel terkait kelayakan menjadi sentra produksi kelapa sawit di Sultra. Kehadiran pabrik juga dapat mendorong peningkatan perekonomian masyarakat.

Seiring dengan hadirnya pabrik tersebut, ia menginstruksikan camat dan kepala desa agar menginventarisir lahan yang berpotensi untuk pengembangan kelapa sawit. “Saya juga tugaskan kepada dinas pertanian agar melihat lahan potensial. Persoalan bibit nanti perusahaan yang siapkan. Ini juga akan menjadi program prioritas tahun 2018. Jadi kita harus bersinergi supaya bisa mendorong kesejahteraan masyarakat dan mendukung kemajuan daerah Konsel. Supaya pabrik ini bisa segera tuntas, bila perlu saat peresmian nanti kita mengundang gubernur dan menteri pertanian agar menyaksikan secara langsung,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Merbaujaya Indahraya, Ir. Bambang Noto, Bandrianto mengungkapkan pabrik yang akan dibangun di Konsel tersebut merupakan yang ketiga secara nasional. Sistem pengolahan atau desain lebih modern dari pabrik di wilayah lain disertai kebun inti seluas 6.300 hektare dan plasma 1.500 hektare.

“Sistem pabrik kami di wilayah lain umpan tandan buah segar (TBS) dituang dalam bejana pakai rangkaian lori. Di Konsel pakai konveyor sehingga lebih efisien dan hemat biaya operasional,” jelas Bambang. Pabrik yang dibangun tersebut kata dia berkapasitas 60 ton TBS/jam dan membutuhkan bahan baku setara 12.000 hektare kebun produktif.

Pihaknya masih membutuhkan tambahan kebun inti perusahaan dan plasma seluas-luasnya. Tentu dengan pola kerjasama plasma mandiri yang tertuang dalam nota kesepahaman antara Pemkab, masyarakat dan perusahaan. “Dengan mitra plasma mandiri, jika dikerjakan serius dan terencana maka wilayah akan berkembang cepat dan masyarakat bisa sejahtera,” tutup Bambang. (c/kam)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top