Jurnalis Diminta Netral Jelang Pilbup Kolaka – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Kolaka

Jurnalis Diminta Netral Jelang Pilbup Kolaka

ZULFADLY NUR/KENDARI POS
Suasana silaturahmi antara pekerja media bersama Humas dan Protokoler Pemkab Kolaka, senin(2/10)

KENDARIPOS.CO.ID — Seluruh jurnalis yang ada di Kabupaten Kolaka diminta tetap menjaga netralitasnya dalam pemberitaan. Permintaan tersebut disampaikan Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Kolaka, Amry Jamaluddin, Senin (2/10). Netralitas tersebut untuk mengantisipasi sebaran informasi yang dapat memperkeruh suasana jelang pemilihan bupati (Pilbup) Kolaka 2018. “Saya mengajak para jurnalis yang ada di Bumi Mekongga ini untuk bersama-sama menjaga suasana daerah tetap kondusif.

Sebab, wartawan memang memiliki peran besar untuk menggiring opini publik. Tahun depan di Kolaka ada Pilbup. Alhamdulilah, meskipun waktunya sudah dekat, saat ini suasana di Kolaka masih kondusif. Olehnya itu kami meminta teman-teman wartawan tetap mempertahankan kondisi yang sudah ada,” harap Amry Jamaluddin, saat menggelar silaturahmi dengan para jurnalis di Ruang Media Center Pemkab Kolaka.

Amry menambahkan, pihaknya tidak mempermasalahkan jika seorang wartawan memihak pada salah satu calon kepala daerah. Hanya saja, ia mengingatkan agar dalam memberitakan, wartawan tidak menyudutkan kandidat lainnya yang dapat menimbulkan kegaduhan di Bumi Mekongga.
“Sebagai seorang wartawan, kami berharap mengedepankan kode etik jurnalistik dalam memberitakan. Sehingga, beritanya tidak terkesan berat sebelah,” ujarnya.

Menanggapi persolan tersebut, Ketua PWI Kolaka, Armin Arsyad meyakinkan masyarakat dan Pemkab Kolaka agar tidak khawatir dengan profesionalisme wartawan yang bertugas di wilayah tersebut. Sebab, seluruh wartawan juga menginginkan agar Kolaka tetap kondusif. “Jangan khawatir dengan teman-teman wartawan di Kolaka yang memiliki media dan organisasi jelas. Karena berita yang provokatif dan tidak berimbang itu juga tidak akan dimuat. Karena sebelum diterbitkan atau tayang, terlebih dulu diedit oleh editor di perusahaan masing-masing,” tuturnya. (c/fad)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top