Ada LSM Abal-Abal di Muna, Laporkan ! – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Muna

Ada LSM Abal-Abal di Muna, Laporkan !

KENDARIPOS.CO.ID — Idealnya, sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang legal, akan memberikan pendampingan pada masyarakat. Namun kenyataannya di Kabupaten Muna, ditemukan banyak oknum penggiat LSM yang sering mengintimidasi bahkan melakukan pemerasan dengan mengatasnamakan lembaga tertentu.

Makanya, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Muna, meminta agar masyarakat melaporkan hal tersebut. Bila perlu dilanjutkan ke pihak berwajib. Sebab, mereka tidak memiliki izin alias abal-abal. Sejauh ini, Kesbangpol Muna belum mendapat laporan dari masyarakat. Kendatipun demikian, instansi pimpinan La Ode Abdul Kadir, intens mensosialisasikan hal-hal tersebut, agar waspada dini.

Jika ada laporan yang merugikan masyarakat, secara otomatis dapat dipidanakan. “LSM yang tidak jelas, datang mempengaruhi masyarakat. Dijanji akan dapat bantuan. Dengan mendata keluarga miskin dengan mengatasnamakan PBB tahun 2016. Itu modus. Mereka mendesak saya untuk mengakui itu. Saya tidak mau. Makanya saya suruh pulang saat itu. Bahkan, ada lebih canggih dengan menggalang dana, padahal untuk pribadi. Saya minta masyarakat, kalau ada LSM yang tak jelas, segera laporkan,” tegas Kepala Kesbangpol Muna, La Ode Abdul Kadir di ruang kerjanya, Jumat (29/9).

Selain itu, pihaknya pernah mendapat koperasi BIN dengan memasang bendera berlambangkan parang. Namun, sejauh ini telah dihentikan. Sebab, dalam perjalanannya, mereka meminta uang pada pada masyarakat yang telah direkrut sebesar Rp 3 juta. “Jadi ketika sudah ada unsur penipuan maka itu harus dipolisikan. Hanya susahnya, warga juga tidak ada laporan. Mungkin, mereka merasa tidak ada yang dirugikan,” akunya.

Sejauh ini, sejak tahun 2012 hingga per 31 Juli 2017, Kesbangpol Muna telah mendata 127 LSM dan Ormas yang dianggap legal. Hanya saja, aktif tidaknya organisasi tersebut, Kesabngpol tak melakukan pemantauan. Kesbangpol hanya intens sosialisasi melalui bidang kewaspadaan nasional yakni cegah dan tangkal dini. Hal itu juga untuk melakukan pencegahan atas lembaga diluar misi yang dijalankan. La Ode Abdul Kadir juga meminta masyarakat agar tetap menangkal paham radikalisme yang mencoba merubah ideologi pancasila. (c/ery)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top