Dinas ESDM Sultra Perintahkan PT. Celebessi di Kolut Hentikan Aktivitas – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Kolaka Utara

Dinas ESDM Sultra Perintahkan PT. Celebessi di Kolut Hentikan Aktivitas

KENDARIPOS.CO.ID — Manajemen PT. Celebessi Mulia Utama ternyata banyak melakukan pelanggaran dalam aktivitas pertambangan di Kecamatan Tolala, Kabupaten Kolaka Utara (Kolut). Bahkan perintah Bupati Kolut, Nur Rahman Umar agar menghentikan pengiriman ore nikel, diabaikan begitu saja.

Terbaru, pelanggaran lain terungkap. Surat dari Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Tenggara (Sultra) memuat enam poin persyaratan pelaksanaan produksi yang belum dipenuhi pihak perusahaan. Surat pemberhentian sementara aktivitas PT Celebessi tertanggal 19 September 2017 dengan nomor surat 540/1747 ditandatangani Kepala Dinas ESDM Sultra, Ir. H. Burhanuddin. Surat pemberitahuan tersebut juga ditembuskan ke Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara, Gubernur Sultra, Bupati, Syahbandar hingga Kapolres Kolut.

Isi tuntutan yang harus dipenuhi adalah pengesahan kepala teknik tambang, rencana kerja dan anggaran biaya 2017, reklamasi dan rencana pascatambang.

Selanjutnya pihak perusahaan juga tidak melakukan penetapan dan penempatan besar dana jaminan reklamasi dan pascatambang, pelunasan utang PNBP serta surat keterangan verifikasi pengangkutan dan penjualan. Padahal, pekan lalu, PT. Celebessi justru kembali menjual ore berkapasitas muat 5400 wet metric ton (WMT).

Penjualan tersebut merupakan kali kedua setelah pengiriman pertama sebanyak 7000 WMT ke PT Indonesia Guang Ching Nickel and Stainless Steel Industri di Morowali, Sulawesi Tengah. Pihak perusahaan mengklaim memiliki surat verifikasi pengangkutan dan penjualan mineral yang diterbitkan Dinas ESDM Sultra.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kolut, Saiful Rasak yang dikonfirmasi, Selasa (26/9) membenarkan adanya surat pemberhentian aktivitas PT. Celebessi tersebut. Temuan lainnya, surat verifikasi yang diperlihatkan PT Celebessi ternyata dibantah Kadis ESDM jika telah menerbitkannya.

“Makanya saat saya pertanyakan ke provinsi, terkesan saling berkelit. Nyatanya pihak ESDM memang merasa tidak pernah menerbitkan surat tersebut,” ungkapnya, selasa(26/9). Karena pemerintah kabupaten (Pemkab) tak punya kewenangan, maka PT. Celebessi harus berkoordinasi langsung ke ESDM Sultra menyelesaikan masalahnya termasuk hak-hak yang harus dipenuhi untuk Kolut. “Pertanyaannya, surat itu dari mana dan siapa yang buat. Masa seenaknya menambang di Kolut tanpa melapor juga ke kita (Pemkab) lalu menjual ke daerah lain begitu saja,” kesal Saiful Rasak.

Untuk diketahui, saat ini PT Celebessi sudah menghentikan kegiatan pengangkutan dan penjualan ore setelah ditegur bupati. Dari dua kapal tongkang, satu diantaranya tetap diberangkatkan ke Morowali dan yang masih kosong langsungmeninggalkan wilayah Tolala. Sampai saat ini, belum ada perusahaan yang dinyatakan beroperasi secara resmi di Kolut. Aktivitas penambangan yang ada dianggap ilegal. (b/rus)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top