BKPSDM Muna Deteksi ASN Malas – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Muna

BKPSDM Muna Deteksi ASN Malas

KENDARIPOS.CO.ID — Kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemerintah kabupaten (Pemkab) Muna masih belum berubah. Banyak oknum pegawai yang tak patuh terhadap aturan dan malas bekerja, membuat Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) turut melakukan peninjauan atas kehadiran para aparatur tersebut.

Instansi yang dipimpin La Kusa ini, melakukan langkah tegas dalam mengawasi kehadiran pegawai. Pasalnya, selama ini daftar hadir pegawai pada masing-masing instansi tak pernah disetor. Makanya, pegawai malas sulit terdeteksi. Terkait hal itu, BKPSDM melakukan dua langkah yang dianggap tepat agar pegawai yang malas dapat diketahui serta bisa diberi pembinaan.

Pertama, setiap bulan rekapan absensi yang ada setiap intansi harus ada. BKPSDM juga meminta pada bagian urusan penunjang kepegawaian melayangkan surat pada instansi, agar bisa melakukan teguran pada staf malas. “Kemudian, surat ini ada tembusannya di BKPSDM. Supaya ditahu ada langkah yang dilakukan. Kalau ada surat ini, bisa kita buat berita acara untuk melakukan pembinaan atas staf yang melanggar sesuai PP nomor 53. Sehingga konek antara pemerintahan, BKPSDM dan Inspektorat, ” kata Kepala BKPSDM Muna, La Kusa di ruang kerjanya, Selasa (26/9).

Namun ia menekankan agar penunjang urusan kepegawaian tidak meminta absensi. Melainkan dengan menjemput secara langsung daftar hadir pada masing-masing instansi. “Sudah jalan dua bulan berturut-turut sampai dilakukan di kecamatan, ” katanya lagi.

Soal sanksi bagi pegawai malas, BKPSDM tak bisa berbuat apa-apa. Pasalnya, pengawasana secara berjenjang, meski pegawai malas terlihat secara kasat mata. Makanya, laporan instansi dijadikan dasar dalam menindak tegas pegawai malas. “Tugas instansi membina bawahan, termasuk disiplin. Sekarang ini kita juga susun model kerja. Makanya saya koordinir agar penunjang pemerintahan yang menjemput absen. Kalau model lama, inspektorat minta absen. Urusan pemerintahan juga minta absen. Jadi supaya terpusat penunjang pemerintahan saja. Kita hanya tembusan,” tandas mantan staf ahli bidang ekonomi itu. (c/ery)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top