Atur Kendaraan, Polantas di Sultra Kenakan Busana Adat – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Metro Kendari

Atur Kendaraan, Polantas di Sultra Kenakan Busana Adat

Aparat lalulintas di Sultra mengenakan pakaian adat.

KENDARIPOS.CO.ID — Ada yang berbeda dari penampilan dan sikap personel Satuan Lalu Lintas (Lantas) Polda Sultra saat mengatur arus lalu lintas, Rabu (20/9. Senyum menawan selalu ditebarkan para personel polisi lalu lintas (Polantas), baik perempuan maupun laki-laki. Ada kearifan lokal saat para Polantas bertugas. Seragam dinas Polantas dibalut dengan busana adat etnis yang ada di Sultra. Rupanya, itulah cara unik Polantas menyambut hari ulang tahun (HUT) yang ke-62.

Di sejumlah titik traffic light dan kawasan padat di Kota Kendari seperti sekolah-sekolah, Polantas berjaga dan mengatur lalu lintas mengenakan busana adat. Di beberapa sekolah dasar (SD), personel Polantas menyeberangkan murid-murid sembari mengatur lalu lintas.
Direktur Lalu lintas Polda Sultra, Kombes Wisnu Putra mengatakan dalam rangka menyambut HUT ke-62, tepatnya hari ini, 22 September, Polantas menggelar beberapa kegiatan. Diantaranya, bakti sosial, anjangsana ke panti asuhan dan mengatur arus lalu lintas sembari mengenakan busana adat.

Kombes Wisnu Putra menjelaskan pilihan mengenakan busana adat saat bertugas merupakan gambaran kekuatan dan kekompakan anggota lalu lintas. Walau berbeda suku, namun persaudaraan tetap utuh. Kombes Wisnu menambahkan di umur lalu lintas yang semakin tua, diharapkan kekuatan dalam mencegah kecelakaan jalan semakin baik. Dia berharap, polisi akan terus meningkatkan keamanan berlalulintas kepada pengendara. “Kami juga menghimbau dan selalu mengingatkan agar pengendara itu, selalu menaati aturan yang ada,” ujar Kombes Wisnu Putra, kepada Kendari Pos.

Nah, untuk mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas, Kombes Wisnu menyebut beberapa program yang digagas yakni Police Go to Campus dan polisi sebagai inspektur upacara. Program ini dikhususkan untuk memeberikan pesan kepada anak sekolah agar tak mengendarai kendaraan jika umurnya belum mencukupi. Di kampus-kampus, Ditlantas menyosialisasikan aturan berlalulintas. “Agar setiap pengendara, memahami dan menaati rambu-rambu. Ini kami buat untuk mengurangi angka kecelakaan. Apalagi tingkat kecelakaan di Kota Kendari cukup signifikan. Kecelakaan didominasi oleh kendaraan roda dua,” tutupnya. (ade/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top