Festival Sukses, Tapi Belum Datangkan Wisatawan ke Wakatobi – Kendari Pos Online
Space Iklan Garis Batas
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
Wakatobi

Festival Sukses, Tapi Belum Datangkan Wisatawan ke Wakatobi

ASTY NOVALISTA/KENDARI POS
Suasana pembukaan FBK yang dihadiri langsung Wabup Wakatobi, Ilmiati Daud, akhir pekan lalu.

KENDARIPOS.CO.ID — Pembukaan Festival Barata Kahedupa (FBK) dibuka secara resmi Wakil Bupati Wakatobi, Ilmiati Daud, akhir pekan lalu. Meski diguyur hujan, kemeriahan FBK tetap terlihat. Antusias masyarakat yang yang terlibat juga patut mendapat apresiasi. “Atas nama pemerintah kabupaten (Pemkab) Wakatobi, kami mengapresiasi setinggi-tingginya seluruh komponen, khususnya masyarakat yang terlibat dan turut serta menyukseskan FBK,” tutur Ilmiati Daud, Sabtu (16/9).

Menurutnya, kehadiran FBK ini mendapatkan tempat di tengah masyarakat. Ia mengaku festival ini akan sukses bila masih dirindukan dan dicintai. “Atmosfernya hari ini cukup luar biasa. Ini akan menjadi modal bagi kita untuk membangun Wakatobi menjadi kabupaten maritim yang berdaya saing,” tegasnya. Sementara itu, Ketua DPRD Wakatobi, Muhammad Ali menuturkan, di pusat peradaban Barata Kahedupa, nilai kalibu dalam kemasyarakatan masih tertata apik dan rapi. “Saya tadi berbincang-bincang dengan La Kina Barata Kahedupa. Bahwa peristiwa hujan yang mengguyur dalam festival ini seperti tahun lalu kita yakini sebagai simbol dan berkah dari Allah. Kita patut bersyukur,” ungkapnya.

Selama dua tahun berturut-turut penyelengaraan festival pulau selalu diklaim sukses. Mulai dari ujung tenggara Wakatobi, Festival Pulau Binongko, Festival Pulau Tomia, Festival Barata Kahedupa hingga Festival Pulau Wangiwangi. Sayangnya, dari sekian festival yang dilaksanakan, Pemkab Wakatobi masih punya sejumlah catatan penting yang perlu dibenahi kini. Salah satunya mendongkrak angka kunjungan baik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Wakil Bupati Wakatobi, Ilmiati Daud juga menyentil kondisi tersebut. “Event seperti ini seharusnya mempunyai daya tarik untuk wisatawan minimal masyarakat dari daerah lain di Sulawesi. Kegiatan ini tak hanya berskala lokal melainkan nasional bahkan internasional,” tambahnya. Untuk FBK, ia mengaku jika dilihat dari kemasan event boleh dikatakan berbeda dengan festival di pulau lainnya. Ini sebagai usaha untuk meningkatkan pariwisata dan menunjang angka kunjungan. “Event berikutnya, bukan lagi dari kita untuk kita. Tapi dari kita untuk yang lain. Event Wakatobi seharusnya mempunyai daya tarik dari masyarakat lainnya,” tegas Ilmiati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wakatobi, Nadar mengaku, ke depan pihaknya akan mendatangkan tamu maupun pengunjung dari luar daerah khususnya di wilayah Sultra. “Saya kira itu adalah kebijakan pimpinan yang harus kita realisasikan. Itu tantangan bagi kita,” jelas Nadar. (b/thy)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top