Sensus Ekonomi BPS Terkendala Data Keuangan, Nih Penjelasan Kabidnya… – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Ekonomi & Bisnis

Sensus Ekonomi BPS Terkendala Data Keuangan, Nih Penjelasan Kabidnya…

KENDARIPOS.CO.ID Bulan ini, Sensus Ekonomi (SE) lanjutan khusus penghimpunan data lapangan sudah harus rampung. Makanya, Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra bekerja makin ekstra dengan segenap tenaga agar data perusahaan se Sultra dapat segera terhimpun. Sejatinya, pendataan usaha mikro dan kecil (UMK) sudah rampung 100 persen. Sebaliknya, penyelesaian usaha menengah dan besar (UMB) mengalami sedikit kendala.

Kabid Statistik Distribusi Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra, Surianti Toar membeberkan, masih tersisa sekira 50 persen UMB yang belum menyetorkan data perusahaan secara lengkap untuk kepentingan SE. Hampir semua objek terbentur di penyerahan laporan keuangan. Ini terjadi karena beberapa perusahaan yang sifatnya cabang tidak memiliki wewenang untuk mengeluarkan data.

“Makanya, banyak yang minta agar BPS menyurat ke kantor pusatnya supaya diberi rekomendasi, apakah kantor pusat yang akan memberikan datanya ataukah kantor cabang,” ungkapnya.
Selain itu, ada sebagian perusahaan yang tutup bahkan pindah. Jika hanya pindah ke kabupaten lain menurutnya masih bisa dikejar namun jika menyeberang provinsi maka bukan wewenang BPS Sultra lagi melainkan tempat pindahnya perusahaan tersebut. Hingga saat ini, petugas lapangan terus berupaya mengumpulkan data.
“Bahkan, beberapa waktu lalu Kepala BPS langsung yang mendampingi petugas untuk turun ke beberapa usaha besar. Alhasil, data langsung diberikan,” tambahnya.

Indikator lain yang cukup mudah diperoleh adalah jumlah tenaga kerja, tahun berdiri hingga aset perusahaan. Namun, petugas agak kesulitan mendapatkan laporan keuangan dan neraca karena beberapa diantaranya menempatan itu sebagai rahasia perusahaan. “Jadi tidak sembarang dikasih,” singkatnya.

Wanita berhijab ini mengimbau agar perusahaan tak khawatir karena BPS Sultra menjamin kerahasiaan data yang dibagikan. Ia akui ini cukup riskan, kendatipun sudah dijelaskan berulang kali namun perusahaan masih ragu. Padahal, ini sangat penting untuk mengukur perekonomian Indonesia. Lebih jauh, hasil SE akan jadi dasar dalam menentukan kebijakan ekonomi.

Adapun dalam pertengahan bulan ini, BPS SUltra masih menunggu perkembangan dari kabupaten/kota khusus UMB, berapa yang sudah didapat datanya dan berapa yang belum. Bahkan, sudah dilist per perusahaan. Setelah itu baru akan direkap secara total.

Ia harap, target dapat dikejar. Sebanyak 23.942 usaha yang disasar sudah harus rampung akhir bulan ini, terbagi atas 21.584 UMK dan 2.358 UMB. Sebagian besarnya ada di Kota Kendari, Kota Baubau, Kabupaten Kolaka serta Kabupaten Konawe. Untuk itu, sebanyak 604 petugas lapangan sudah dikerahkan ke lapangan.
“Mereka terbagi atas 449 pencacah sampel dan 155 pemeriksa sampel yang tersebar di seluruh kabupaten/kota,” tutupnya. (feb/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top