Biaya Operasional Meningkat, PDAM Tak Naikan Tarif Air – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

Biaya Operasional Meningkat, PDAM Tak Naikan Tarif Air

Dirut PDAM Kota Kendari, Damin SE

KENDARIPOS.CO.ID — Salah satu biaya operasional terbesar yang dikeluarkan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anoa Kendari adalah pembayaran beban pemakaian listrik setiap bulan. Jika bulan-bulan sebelumnya PDAM hanya merogoh kas sebesar Rp 400 juta, maka mulai Agustus lalu tagihan listrik naik menjadi Rp 650 juta per bulan. Meski begitu, PDAM belum mau menaikan tarif air untuk menutupi besarnya biaya operasional itu.

Direktur Utama PDAM Tirta Anoa Kendari, Damin mengaku syok dengan tagihan listrik bulan ini. Namun. Begitu, Ia menyadari penyebabnya karena penambahan mesin pompa booster di Pohara, Konawe. Itu dilakukan demi menambah kapasitas debit air yang didistribusikan ke pelanggan. “Memang akan naik (tagihan rekening listrik) tapi tidak menduga sampai sebesar itu. Terpaksa kita harus siasati supaya tidak merugi. Sudah saya laporkan kepada wali kota,” kata Damin di ruang kerjanya, Kamis (14/9).

Siasat dimaksud lanjutnya, tidak sampai harus menaikan tarif air bersih. Selain itu, promosi sambungan baru dan menekan angka kehilangan air ditempuh. Dengan begitu pihaknya meyakini keuangan perusahaan tetap stabil. “Kami turunkan tarif sambungan baru dari Rp 1 juta menjadi Rp 700 ribu. Tarif ini hanya untuk promo pada Expo HUT Kota Kendari yang lalu tapi kita patenkan saja, sebab kalau pelanggan bertambah income juga bertambah,” tukasnya.

Sementara soal sambungan liar, tim khusus terus memaksimalkan pantauan di lapangan. Hingga saat ini ratusan sambungan liar telah ditertibkan. “Angka kehilangan air kita 30 hingga 50 persen. Kalau kita konversi ke rupiah bisa mencapai angka miliaran. Nah kalau itu kita tekan maka saya yakin bisa menaikan pendapatan, karena banyak orang yang ketahuan ambil sambungan liar mereka langsung pasang dan kita kenakan biaya sambungan baru,” papar Damin.

Masih kata Damin, keputusan tidak menaikan tarif semata-mata untuk tetap memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. Bukan untuk mencari keuntungan lebih bagi perusahaan. “Intinya kebutuhan air masyarakat terpenuhi dulu, dan kita kedepankan solusi-solusi lain yang tidak merugikan mereka,” pungkasnya. (ely/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top