ASN Malas, BKPSDM Konkep Akan Terapkan Absensi Empat Kali Sehari – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Konawe Kepulauan

ASN Malas, BKPSDM Konkep Akan Terapkan Absensi Empat Kali Sehari

KENDARIPOS.CO.ID — Berbagai cara dilakukan untuk meningkatkan kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) di pemerintah kabupaten (Pemkab) Konawe Kepulauan (Konkep). Program absensi elektronik hingga razia aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di tempat penyeberangan Pelabuhan Langara menuju Kendari, dianggap belum mampu membuat jera aparatur bandel.

Tahun 2018 mendatang, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Konkep akan menerapkan absensi pegawai hingga empat kali dalam sehari. Program tersebut dibuat agar tidak ada alasan bagi ASN untuk tak betah berada di kantor. Sekretaris BKPSDM Konkep, Umar mengakui, program pemerintah yang sudah diterapkan untuk mencegah tindakan indisipliner pegawai masih tak dianggap. Dia menemukan, banyak pegawai yang masuk kantor hanya mencari absensi saja. Itu terbukti usai absen pagi, kondisi perkantoran sunyi dari aktivitas ASN.

“Kalau sudah jam 10.00 Wita, kondisi perkantoran sunyi. Hanya Dinas Catatan Sipil saja yang melakukan aktivitas, karena banyak pelayanan. Saya menarik kesimpulan, ASN hanya datang absen saja baru pulang. Nanti sudah sore lagi baru datang kembali,” ungkap Umar, Kamis (14/9).

Program empat kali melakukan absensi pada tahun 2018, tinggal menunggu persetujuan dan penetapan peraturan dari Bupati Konkep, Ir. H. Amrullah. Ketika persetujuan dari pimpinan sudah ada, penerapan empat kali absen dalam sehari akan dilakukan saat apel pagi, 06.30 Wita, kemudian sebelum jam istirahat pukul 12.00 Wita. Setelah itu saat masuk jam kedua jam 13.30 Wita dan terakhir ketika pulang, pukul 16.45 Wita.

“Kalau sudah disetujui kami buatkan peraturan bupatinya (Perbup). Agar program ini bisa diterapkan,” ungkapnya. Program empat kali absen dalam sehari itu merupakan aplikasi saat mengikuti Diklat PIM III di Kendari. “Semoga tahun ini bisa terbit Perbupnya dan akan diterapkan 2018 mendatang. Ketika bawahannya tidak hadir tiga hari berturut-turut, maka pimpinannya akan dianggap tak hadir satu hari. Misalnya, kepala bidang tidak hadir tiga hari berturut-turut, maka kepala dinasnya akan dikenakan sanksi itu. Saat ini, aturan tersebut sudah kami terapkan di BKPSDM,” ungkap Umar. (b/san)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top