Presiden Lepas Empat Hercules Kirim Bantuan Rohingya – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Nasional

Presiden Lepas Empat Hercules Kirim Bantuan Rohingya

KENDARIPOS.CO.ID — Bantuan Kemanusiaan bagi para pengungsi asal Rakhine State, Myanmar, akhirnya dikirim kemarin (13/9). Tidak seperti sebelumnya yang menggunakan kontainer via pelabuhan Tanjung Priok, kali ini bantuan langsung dikirim lewat udara. Kemarin, Presiden Joko Widodo memberangkatkan empat pesawat Hercules yang mengangkut 34 ton bantuan kemanusiaan. Keempat pesawat itu diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma. Ratusan karung bantuan dimasukkan ke dalam empat pesawat. Di sisi kiri badan pesawat, terpampang spanduk bertuliskan Civic Mission Indonesia. Sementara, bendera Merah Putih digantungkan di dalam pesawat.

Presiden menuturkan, pemberangkatan kali ini merupakan tahap pertama. ’’Insya Allah minggu depan akan diberangkatkan lagi yang tahap kedua, ketiga, dan seterusnya,’’ terangnya usai meninjau bantuan yang akan diterbangkan. Seluruhnya akan dikirim ke kantong-kantong pengungsi di Bangladesh. Tepatnya ke kawasan perbatasan antara Bangladesh dengan Myanmar. Bantuan yang dikirim terdiri dari family kit, beras, makanan siap saji, tangki air, dan tenda. Informasi yang diperoleh Jawa Pos, untuk saat ini bantuan yang telah siap diberangkatkan berjumlah 90 ton. Bantuan itu diperkirakan bisa dierbangkan dalam empat sortie.

Penggunaan pesawat hercules, tutur Presiden, semata-mata karena alasan efektivitas. Pengiriman bantuan menggunakan pesawat jauh lebih cepat. ’’Pengalaman yang lalu, memakai kontainer memakan waktu lama, padahal bantuan ini dibutuhkan secepatnya,’’ lanjut mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Presiden mengapresiasi pemerintah Bangladesh maupun Myanmar yang telah membuka akses sehingga Indonesia bisa mengirim bantuan kemanusiaan. Dia juga mengapresiasi solidaritas masyarakat Indonesia yang ikut berpartisipasi dalam misi kemanusiaan tersebut. Skenarionya, keempat hercules akan transit di Banda Aceh. Setelah itu, pagi ini baru melanjutkan perjalanan menuju Bangladesh. Bantuan itu akan diturunkan di Bandara Hazrat Shah Amanat International Airport Chittagong. Setelah itu, dibawa melalui jalur darat sejauh 170 km menuju Cox’s Bazar yang dekat dengan perbatasan Bangladesh dan Myanmar. Sementara itu, Menlu Retno Marsudi mengatakan, bantuan tersebut dikirim dalam situasi yang tidak normal. Sembari menunggu bantuan tiba, tim advance Kemlu di Bangladesh menyiapkan assessment lapangan dan mengurus perizinan-perizinan yang diperlukan.

Bantuan kemanusiaan itu merupakan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat Indonesia. Pemerintah akan menampung dan menyalurkan seluruh bantuan dari masyarakat bagi para pengungsi. ’’Artinya, kita keluar dengan satu nama, Indonesia. Mengenai jadwal ketibaan di Bangladesh, Menlu tidak berani memastikan. Dia hanya memprediksi, paling cepat bantuan akan sampai ke Cox’s Bazar Kamis sore atau selambatnya besok (15/9). ’’Semuanya tergantung situasi di lapangan, karena kondisinya tidak normal,’’ alanjut diplomat 54 tahun itu. Sementara, pengiriman bantuan kemanusiaan ke Myanmar untuk sementara ditunda dulu. Menlu beralasan, pihaknya menunggu list kebutuhan yang diajukan pemerintah Myanmar. Sehingga, bantuan yang disalurkan memang barang-barang yang diperlukan oleh para pengungsi. (byu/jpg)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top