Diperkosa di Kamar Gelap, Gadis Cantik Asal Konut Ini Menangis Dipangkuan Ibu – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Hukum & Kriminal

Diperkosa di Kamar Gelap, Gadis Cantik Asal Konut Ini Menangis Dipangkuan Ibu

ILUSTRASI

KENDARIPOS.CO.ID — Aparat Polsek Lasol, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengejar DJ, pelaku pemerkosaan terhadap NS (18), warga Desa Watukila, Lasolo. DJ yang memang saling kenal dengan korban sudah dianggap seperti keluarga. Sehingga keluarga korban kerap meminta tolong kepada pemuda asal Desa Wowolesea Kecamatan Wawolesea tersebut.

Kapolsek Lasolo, Ipda Ramlan menjelaskan tindak pidana pemerkosaan tersebut terjadi sekira pukul 21.00 wita, Senin (11/9) di rumah pelaku di Desa Wawolesea. “Korbannya NS (18), warga Desa Watukila Kecamatan Lasolo,”ujar pengganti Ipda Hermanto itu, Rabu (13/9). Kejadian itu bermula ketika, ibu korban HS, (48) meminta korban dan terlapor untuk ke Kendari dengan tujuan mengambil pembayaran uang pangkal untuk masuk ke perguruan tinggi negeri di Kendari. Karena tidak mampu membayar uang SPP sebesar Rp. 5.000.000, mengingat kakak korban yang sementara menempuh pendidikan salah satu perguruan tinggi di Kendari.

Setelah korban dan terlapor kembali dari Kendari, pelaku meminta korban mampir sejenak di rumahnya. Korban NS dengan halus menolak ajakan mampir pelaku karena malam sudah mulai larut. DJ tak patah arang, dia tetap memaksa NS masuk ke rumahnya yang sepi. “Saat di dalam rumah terlapor mematikan lampu dan menakut-nakuti korban. Katanya di dalam rumah itu banyak setannya. Saat berada di dalam rumah, terlapor memaksa korban melakukan hubungan intim layaknya suami istri. Terlapor meminta korban agar jangan bilang kepada orang lain,” tutur Ipda Ramlan.

Meski tak buka mulut, wajah muruh NS setelah kejadian itu tak bisa bohong. Siangnya ibu HS curiga. NS dicecar pertanyaan namun dijawab isak tangis NS. Sembari tertunduk dan berada dipangkuan ibunya, korban terus menangis mengingat peristiwa kelam yang dialaminya. Saat itulah orang tua korban menanyakan ikhwal korban menangis. Korban pun menceritakan kepada orangtuanya. Tak terima perbuatan bejat DJ, ibu korban melaporkan perlakuan DJ ke Polsek Lasolo. “Sekarang terlapor sementara kita lakukan pengejaran,”ujar Ipda Ramlan, kepada Kendari Pos. (min/c).

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top