Palsukan Data, Calon Pendamping Langsung Dicoret, Tes Wawancara Digelar 14 September – Hacked by TryDee
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
HEADLINE NEWS

Palsukan Data, Calon Pendamping Langsung Dicoret, Tes Wawancara Digelar 14 September

KENDARIPOS.CO.ID — Seleksi pendamping desa (PD) 2017 kini memasuki babak akhir. Setelah diumumkannya hasil tes tulis Selasa, (12/9/2017), peserta yang dinyatakan lolos kini tinggal menunggu panggilan dari tim seleksi (Timsel) untuk mengikuti tes wawancara yang merupakan babak penentuan akhir. PPK Satker Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Sultra, Muhammad Sofyan mengatakan, saat ini Timsel sedang menyiapkan materi dan lokasi tes wawancara. “Jadwalnya memang cukup padat. Tes tertulis baru selesai digelar Minggu (10/9), sudah diumumkan Selasa (12/9). Sekarang kita hadapi lagi tes wawancara,” katanya, kepada Kendari Pos.

Merujuk pada buku panduan seleksi, tes wawancara akan digelar 4 hari yakni sejak 14 September hingga 17 September. “Kita akan bagi peserta yang lolos ini menjadi 4 kelompok. Siapa yang akan ujian dihari pertama kita belum tahu, Timsel masih mengatur itu,” lanjutnya.

Digambarkan Sofyan, tes wawancara akan berlangsung ketat. Sebab banyak hal yang akan dilihat oleh Timsel. Mulai dari kecocokan data-data online yang diisi oleh calon PD dengan fakta yang ada hingga soal kemampuan berkomunikasi dan pengalaman berorganisasi. “Kalau ada pemalsuan data itu akan fatal sekali. Mereka bisa langsung dicoret. Misalnya, ada pengalaman kerja kita lihat siapa yang keluarkan SK-nya, kita bisa hubungi lembaga yang keluarkan itu,” jelasnya.

Selanjutnya, usai tes wawancara pengumuman akhir akan dilakukan 18 atau 19 September. Kemudian pada 23 September, peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti pelatihan selama 1 minggu. Lolos seleksi akhir belum tentu peserta langsung menjadi PD. “Kalau ada belakangan ketahuan double kontrak dengan lembaga lain, itu bisa dicoret. Karena tidak boleh dua pekerjaan,” ingatnya.

Panitia juga akan menyiapkan peserta cadangan. Sebab, belajar dari pengalaman lalu ada banyak peserta yang lolos namun mengundurkan diri karena berbagai alasan. “Sekarang ini kan banyak yang mundur. Nah, kita siapkan juga pengganti untuk itu,” pungkasnya. Untuk diketahui tim seleksi terdiri dari 2 orang dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), 3 orang dari perguruan tinggi, 2 orang dari Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal, dan 1 dari pajabat pengadaan. Sofyan memastikan Timsel itu sudah berkomitmen bekerja profesional untuk melahirkan pendamping desa berkualitas. (b/ely)

T

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top