Fakultas Farmasi Gali Potensi Herbal di Sultra – Hacked by TryDee
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Edukasi

Fakultas Farmasi Gali Potensi Herbal di Sultra

Rektor UHO, Prof Dr Muhammad Zamrun, saat membuka seminar nasional tentang Potensi Produk Bahan Alam untuk Kesehatan di Grand Clarion Hotel Kendari. Foto : Wa Ode Sitti Febriani/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Dahulu Sultra dikenal dengan hasil pertanian dan perikanan yang cukup melimpah. Tak heran, sebagian besar penelitian mahasiswa dan dosen diarahkan pada penelitian pertanian dan perikanan. Seiring perkembangan zaman, semua mulai menyadari bahwa masih banyak potensi Bumi Anoa yang belum tergali maksimal, salah satunya adalah sumber daya alam untuk farmasi. Sejatinya Sultra kaya akan bahan baku obat tradisional.

Dekan Fakultas Farmasi UHO, Dr Ruslin mengatakan, pengembangan potensi daerah adalah tugas bersama. Disini, Fakultas Farmasi menempatkan diri di posisi yang paling strategis untuk memberi gambaran nyata kepada kalangan sivitas akademika, stakeholder terkait serta masyarakat, bahwa Sultra sangat potensial dan itu wajib dieksrasis.

“Komitmen kami adalah mendorong pengkajian mendalam tentang potensi baku obat tradisional Sultra dengan menggandeng akademisi, praktisi, peneliti bahkan industri. Semua berbicara tentang farmasi ke depan, karena lebih jauh untuk wujudkan obat-obat herbal terstandar yang layak konsumsi,” ungkapnya.

Ia mengapresiasi sambutan baik dari seluruh pihak dan ini jadi bukti bahwa ada ketertarikan yang sama dan ini jadi indikasi baik pengembangan potensi farmasi Sultra ke depan. Pengkajian bersama dalam seminar nasional akan jadi agenda rutin setiap tahun.

Prof Dr Muhammad Zamrun F., menuturkan, seminar nasional untuk mengembalikan fitrah UHO sebagai salah satu universitas ternama nasional yang wajib ikut andil dalam pengembangan potensi daerah. Menurutnya, Sultra sangat kaya bahan alam dan itu menjadi tantangan untuk digali.

“Seminar ini adalah upaya untuk membuka wawasan bahwa yang kita miliki sangat banyak. UHO wajib mendukung itu. Majunya universitas bukan cuma karena pemimpinnya tapi yang lebih utama karena semua pihak bergerak. Kolaborasi bersama tentu akan memajukan universitas. Sekecil apapun yang dilakukan dosen jika digabung pasti akan jadi sesuatu yang besar,” urainya.

Ketua Pengurus Cabang Ikatan Apoteker Indonesia Kendari, Ahmad Lalo mengapresiasi aksi nyata yang dilakukan oleh Fakultas Farmasi UHO. Di sisi lain, kegiatan serupa juga efektif meningkatkan keilmuan dan wawasan kefarmasian terkait kompetensi apoteker. Ketua Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Sultra, Adillah Pababbari pun memberikan sambutan yang hangat. Setelah mendengar pemaparan para narasumber tentang obat herbal untuk kesehatan, ia menilai bahwa obat tradisional memang sangat penting. Apalagi, telah banyak kasus obat tradisional yang dioplos dengan bahan kimia. Jadi, dengan adanya materi terkait obat tradisional Sultra tentu masyarakat dan mahasiswa dapat lebih paham tentang obat herbal.

Dalam seminar sehari ini, Fakultas Farmasi menghadirkan guru besar Faculty of Pharmacy Universiti Kebangsaan Malaysia sekaligus President of Malaysia Natural Product Society, Prof. Ibrahim Jantan, Kepala Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional, Lucie Widowati, MSi, Apt., Direktur Utama PT Phapros, Barokah Sri Utami, MM. Apt. dan Pemegang Paten Cursil, Kiranti, Natura Platelet dan Polycric sekaligus guru besar di Fakultas Farmasi Universitas Padjajaran. Prof Sidik, Apt. juga Peneliti Tanaman Obat Tradisional Masyarakat Sultra, Prof. Dr. Sahiddin. (feb/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top