BEI Sultra Buka Galeri Investasi Syariah Perdana di STIE 66 – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Edukasi

BEI Sultra Buka Galeri Investasi Syariah Perdana di STIE 66

Wa Ode Sitti Febriani/Kendari Pos
Penandatanganan MoU galeri investasi syariah antara pihak BEI Perwakilan Sultra dengan STIE 66.

KENDARIPOS.CO.ID — Untuk pertama kalinya, Galeri Investasi Syariah hadir di Sultra, tepatnya di Sekolah Tinggi Imu Ekonomi (STIE) Enam Enam (66) dan ini jadi yang ke-64 se-Indonesia. Hadirnya galeri investasi berbasis syariah adalah sebuah langkah awal bagi Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Sultra untuk mengedukasi masyarakat yang masih awam.

Kata Kepala Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sultra, Epha Karunia Titasari, sejatinya tujuan utama galeri investasi adalah untuk mengedukasi masyarakat tentang pasar modal. Untuk galeri investasi syariah, tentu ditekankan pada produk syariahnya berbeda dengan yang konvensional.

“Kami harap pasar modal syariah khususnya di Sultra bakal lebih maju. Ini galeri syariah pertama di Sultra, moga STIE 66 mampu mengawal investasi syariah agar lebih dikenal masyarakat,” ungkapnya.

Targetnya, lebih banyak galeri investasi yang dibuka untuk memajukan pasar modal sebagai salah satu industri jasa keuangan. Dengan begitu, masyarakat dapat lebih mengenal investasi saham yang bukan lagi sebagai pilihan melainkan jadi kebutuhan. Apalagi, dari sana kesejahteraan masyarakat dapat terdongkrak. Kepala Grup Penelitian, Pengaturan dan Pengembangan Pengawasan Terintegrasi Otoritas Jasa Keuangan, Gonthor Ryantori Aziz menambahkan, keberadaan galeri investasi syariah di STIE 66 adalah program kampanye pasar modal syariah untuk kawasan Sultra. Harus diakui, sebagian besar masyarakat Indonesia masih belum paham bahwa investasi di pasar modal adalah sesuatu yang dibenarkan secara syariah.

“Memang, ada yang tidak bisa diinvestasikan sahamnya, misal perusahaan yang bergerak di bidang perbankan konvensional yang dinilai mengandung riba. Sehingga saham tipe ini tidak bisa dimasukkan ke saham syariah,” ujarnya.

Jika melihat jumlahnya, dari 555 saham yang tercatat di BEI, sekira 360-380 masuk kategori saham syariah. Artinya, saham-saham tersebut sudah teruji memenuhi prinsip syariah karena langsung dinilai oleh dewan syariah nasional. Dengan adanya galeri ini, sambung Gonthor, tidak hanya membantu program OJK untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pasar modal plus menaikkan jumlah investor namun juga untuk menggaungkan keberadaan pasar modal syariah di tanah air, khususnya wilayah Sultra.

“Kami cukup optimis melihat antusiasme perguruan tinggi yang ada di Sultra khususnya sivitas akademika STIE 66 maupun para pelaku pasar modal,” tambahnya.

Ketua STIE Enam Enam, Bakhtiar Abbas, M.Si., berujar bahwa galeri investasi syariah di STIE 66 adalah kebutuhan pendidikan tinggi bidang ekonomi. Pasalnya, terdapat mata kuliah pasar modal dan investasi, yang mau tidak mau harus didukung dengan sarana praktik memadai. Mata kuliah yang berkaitan dengan pasar modal dan investasi tidak hanya bicara teori tapi harus ada praktiknya. Disinilah fungsi galeri investasi syariah bekerja. “Jika tidak ada galeri tentu mahasiswa harus langsung ke Jakarta, itu kurang efektif,” singkatnya.

Adapun kemitraan yang terbangun berkonsep three in one antara STIE 66, perusahaan sekuritas dan BEI. Tujuan yang paling mendasar dari ini, selain membantu mahasiswa dalam pengambilan data perkembangan BEI juga bisa dilihat bahwa mahasiswa bakal dapat gambaran yang langsung dapat diakses. “Jadi, apapun yang tampil di BEI pusat sama dengan yang ada disini,” tambahnya lagi. (feb/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top