3.139 CPNS Bergelar Sarjana Berebut 43 Kuota, Tes Kompetensi Dasar Berlangsung di Kendari – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
HEADLINE NEWS

3.139 CPNS Bergelar Sarjana Berebut 43 Kuota, Tes Kompetensi Dasar Berlangsung di Kendari

Suasana tes konpetensi dasar yang diikuti para pendaftar CPNS.

KENDARIPOS.CO.ID — Seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) lingkup Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai digelar, Senin (11/9). Ada 750 peserta ikut dalam seleksi kompetensi dasar (SKD) hari pertama yang dilaksanakan pada salah satu sekolah menengah kejuruan negeri di Kota Kendari. Masih 2.389 peserta yang menanti giliran untuk ikut tes hari berikutnya.

Peserta yang ikut ujian, sejak Senin hingga lima hari ke depan adalah khusus yang bergelar sarjana saja. Dari tiga ribuan peserta yang lolos berkas, mereka akan berebut 43 kuota dari beragam formasi. Salah satunya dokter. Sedangkan lulusan SMA baru akan ikut tes mulai 25 September mendatang. Untuk kategori ini, ada 1.286 orang yang lolos berkas dan bakal berebut 215 kuota.

Tes dimulai sekira pukul 09.00 Wita. Sebelum masuk ruangan, para peserta harus mendapatkan pin dari panitia, sebagai bukti sah menjadi peserta ujian SKD. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Wilayah (Kakanwil Kemenkumham) Sultra, Sofyan menegaskan, tes SKD hari pertama berlangsung lancar dan diikuti 750 peserta.

“Keamanan tes terjamin karena menggunakan sistem computer sssisted test (CAT). Rencananya, kita akan gelar sebanyak lima sesi. Ini untuk mengakomodir peserta yang lolos berkas, jumlahnya tiga ribuan lebih,” ungkap Sofyan saat ditemui disela pelaksanaan tes SKD. Dia menjelaskan, pastinya lulusan sarjana ada 3.139 orang dinyatakan lolos berkas. Mereka ini akan berlomba untuk memperebutkan 43 kuota tersedia. Dirinya yakin sulit ada kebocoran, karena tes dilakukan secara online. “Sesi pertama, ada 150 komputer disiapkan dan itu sudah memadai,” ujarnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, pelaksanaan tes SKD sempat terganggu karena listrik padam. Namun hal itu langsung diantisipasi dengan menyediakan genset. “Memang ada pemadaman sekira setengah jam. Tapi secara umum tidak mengganggu jalannya SKD. Kami juga sudah koodinasi dengan pihak sekolah untuk menggunakan genset sekolah bila terjadi lagi pemadaman,” jelasnya. (b/kmr)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top