PU Kendari Target Revisi RTRW Tuntas Akhir Tahun – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Metro Kendari

PU Kendari Target Revisi RTRW Tuntas Akhir Tahun

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kota Kendari tengah mempercepat pengkajian revisi rencana tata ruang wilayah (RTRW). Hal itu menyusul RTRW yang sudah ditetapkan tahun 2010 sudah tidak relevan lagi dalam menunjang perkembangan kawasan kota yang terus bertumbuh. Rencananya, kajian RTRW ditargetkan tuntas akhir 2017 ini.

Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Kendari, Erlis Sadya Kencana mengatakan jika sebenarnya Kota Kendari sudah memiliki RTRW yang berlaku hingga 2030. Hanya saja, pesatnya pembangunan di otorita Asrun ini mengharuskan adanya penyesuaian fungsi kawasan dibeberapa wilayah tertentu. “Kajian RTRW ini mudah-mudahan Desember selesai. Perlu diketahui, Kendari ini tumbuh pesat bahkan melebihi pertumbuhan Makassar. Makanya penataan ruang harus segera direvisi,” ujar Erlis, kepada Kendari Pos.

Revisi RTRW tersebut sudah sesuai dengan ketentuan peraturan yang menyatakan apabila penyimpangan tata ruang sudah diatas 20 persen, maka harus segera direvisi. Untuk itu, Kota Kendari yang perubahan fungsi wilayahnya sangat cepat, sudah harus segera melakukan penyesuaian itu. “Jika tahun ini kajian tersebut dapat dituntaskan, pada 2018 nanti akan segera ditetapkan melalui peraturan daerah. Jadi RTRW yang baru akan berlaku 2018 nanti sampai 2038, karena memang berlaku 30 tahun,” ungkap Erlis.

Dalam RTRW hasil revisi tersebut, Erlis menjelaskan sangat memungkinkan akan memuat beberapa perubahan fungsi kawasan. Hanya saja dirinya belum bisa memastikan wilayah mana yang akan diperbaharui ketentuan peruntukkannya. “Jadi yang saat ini fungsinya bukan untuk pemukiman, bisa jadi berubah. Begitu pun misal sekarang area publik, bisa jadi pemukiman,” tukasnya. Hanya saja, revisi RTRW tersebut tidak akan merubah fungsi hutan dan kawasan Teluk kendari. Untuk kedua kawasan itu, Pemkot akan menetapkannya sebagai wilayah yang tidak boleh berubah fungsinya. “Seperti Tahura, kawasan mangrove dan Teluk Kendari, tidak akan diganggu gugat (fungsinya),” pungkas Erlis. (m1/m2/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top