Polda Sultra Sidik Dugaan Penyalahgunaan Limbah B3 – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Hukum & Kriminal

Polda Sultra Sidik Dugaan Penyalahgunaan Limbah B3

Kasubdit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda Sultra, AKBP Didik Erfianto

KENDARIPOS.CO.ID — Subdit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda Sultra mengendus dugaan tindak pidana khusus lingkungan hidup. Penyidik sudah meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan dugaan penyalahgunaan limbah bahan beracun dan berbahaya (B3). Temuan awal limbah B3 jenis slag milik PT Galangan Kapal Bontuni Tirtamas yang dipakai untuk membersihkan lambung kapal. Kasubdit IV Tipiter Ditreskrimsus Polda Sultra, AKBP Didik Erfianto mengatakan PT Galangan Kapal Bontuni Tirtamas yang terletak di Kelurahan Mata Kota Kendari diduga memanfaakan slag atau limbah B3 dari hasil sisa produksi nikel, tanpa memiliki kelengkapan dokumen.

AKBP Didik Erfianto menjelaskan kasus ini terbilang baru di Sultra. Dugaan penyalahgunaan limbah B3 dipastikan setelah tim penyidik melakukan serangkaian penyelidikan selama beberapa pekan. Ditemukan indikasi adanya unsur melawan hukum. Sebelum ditingkatkan ke tahap penyidikan, polisi telah meminta keterangan beberapa karyawan dan beberapa pimpinan dari perusahaan yang bergerak di industri reparasi kapal tersebut.

Menurut mantan Kasat Reskrim Polres Barelang, Batam ini dugaan perbuatan melawan hukum diketahui karena tidak mengantongi izin penyimpanan limbah B3. “Limbah B3 ini dimanfaatkan untuk membersihkan kapal, namanya slag yakni sebuah limbah dari hasil pengolahan nikel. Namun tidak memiliki dokumen yang lengkap. Kami melihat ada dugaan melanggar Undang-undang Nomor 32 tahun 2009 tentang lingkungan hidup,” ujar AKBP Didik, Minggu (10/9/2017)

Makanya kata dia, saat ini penyidik terus mengintensifkan proses penyidikan. Pihaknya akan memeriksa sejumlah saksi tambahan. Selanjutanya akan meminta penjelasan terkait pemanfaatan limbah B3 tersebut. “Kemungkinan kami juga akan meminta bantuan ahli dari Dirjen,” tambah AKBP Dedik Erfianto. Jika pemeriksaan saksi-saksi tuntas, Tipiter Ditreskrimsus Polda Sultra Diakan akan kembali melakukan gelar perkara. Menurut AKBP Didik, pemanfaatan limbah B3 sudah diatur dalam undang-undang lingkungan hidup dan pengguna harus memenuhi izin lengkap. Diantanranya izin penyimpanan, izin pengangkutan dan izin pemanfaatan. Dalam kasus ini, PT Galangan Kapal Bontuni Tirtamas diduga tak memiliki izin tersebut. PT Galangan Kapal Bontuni Tirtamas mengambil slag di Pomalaa, Kolaka. (ade/c)

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top