Gandeng Indo Barometer, PDI-P Sultra Survei Elektabilitas Bacagub – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Politik

Gandeng Indo Barometer, PDI-P Sultra Survei Elektabilitas Bacagub

KENDARIPOS.CO.ID — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Sultra akan melakukan survey pada bulan Oktober 2017. Untuk mengetahui tingkat keterpilihan bakal calon gubernur (Bacagub), partai berlambang banteng ini menggandeng Indo Barometer.

Juru Bicara Desk Pilkada DPD PDIP Sultra, Agus Sana’a mengatakan survey yang dilakukan merujuk pada kesepakatan DPD PDI-P Sultra dengan pada kandidat. Hal ini bagian dari proses penjaringan untuk mengukur sejauh mana tingkat elektabilitas calon. Pada survey nanti, partai akan menurunkan tim di 17 kabupaten/kota. Selama 15 hari, tim akan melakukan survey. Ia menjamin memastikan independensi hasil surveinya.

“Kita yakin lembaga survei ini (Indo Barometer) tidak akan terpengaruh untuk permintaan seseorang agar meninggikan elektabilitas salah satu kandidat. Ketika ada bacagub yang mencoba atau melakukan hal itu, maka kita akan diskualifikasi,” katanya saat dihubungi via seluler, Minggu (10/9/2017).

Untuk hasil survei, ia menggaransi kualitasnya. Ia meminta para bacagub tidak perlu ragu. Yang pastinya, tim tidak akan mentolerir calon yang menyogok atau yang berbuat curang. “Jadi, hasilnya benar-benar hasil survei bacagub yang diinginkan masyarakat,” terangnnya. Survei calon ini kata dia, merupakan kelanjutan tahap seleksi Bacagub. Sebelumnya, para kandidat telah mengikuti proses pendaftaran, pemaparan visi misi hingga fit and proper test beberapa waktu lalu. Survei ini dilakukan juga untuk melihat kualitas para bacagub. Pasalnya, mulai tahapan hingga tes kejiwaan juga tergambar mana yang suka bohong dan tidak. “Kita juga ingin mengusung bacagub yang tidak korupsi, tidak bohong,” jelasnya.

Namun demikian, survei tersebut hanyalah salah satu diantara syarat untuk diusung oleh PDIP. Misalnya, koalisi parpol agar bisa diusung. Kemudian, sekolah kepartaian PDIP. Hal terakhir ini, kata dia adalah siapa yang diundang untuk ikut sekolah partai tersebut maka dialah yang diusung nantinya.

PDIP kata dia, memiliki lima kursi di DPRD Sultra. Untuk mengusung calon, minimal harus memiliki sembilan kursi. Untuk itulah kata dia, Bacagub harus membawa partai koalisi untuk bisa mengusungnnya. Karena, jika hanya lima kursi sangatlah tidak mungkin. (b/wan)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top