Sekolah Bebas Pilih Lima atau Enam Hari Belajar – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Edukasi

Sekolah Bebas Pilih Lima atau Enam Hari Belajar

ilustrasi

KENDARIPOS.CO.ID — Titik penyelesaian polemik pnyelenggaraan pendidikan full day school dengan waktu belajar lima dan enam hari berakhir sudah. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyudahi dengan Perpres Nomor 87/2017 tentang penguatan pendidikan karakter. Pro-kontra itu diselsaikan lewat satu pasal dalam perpres tersebut, yakni pasal 9. Pasal itu menyebutkan, penyelenggaraan pendidikan karakter di jalur pendidikan formal dilaksanakan selama lima atau enam hari sekolah dalam satu pekan. Penentuan hari sekolah diserahkan kepada setiap sekolah bersama komite sekolah.

Selanjutnya, ada ketentuan tambahan untuk sekolah yang memutuskan memberlakukan lima hari sekolah. Pihak sekolah dan komite harus mempertimbangkan beberapa hal. Yakni, kecukupan pendidik dan tenaga kependidikan, ketersediaan sarana dan prasarana, kearifan lokal, serta pendapat tokoh masyarakat atau tokoh agama setempat.

Ketentuan itu berbeda dengan Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang Hari Sekolah yang sebelumnya menjadi kontroversi. Dalam permendikbud tersebut, sekolah ditetapkan berlangsung lima hari dengan durasi masing-masing delapan jam. Penerapannya mempertimbangkan ketersediaan sumber daya di sekolah dan akses transportasi.

Jokowi menjelaskan, perpres itu disiapkan atas masukan dari para pimpinan organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan. “Sehingga perpres ini betul-betul menjadi perpres yang komprehensif,” terangnya di Istana Merdeka.

Perpres itu bisa berlaku pada tahun ajaran kali ini. Sekaligus mencabut Permendikbud 23/2017. Setelah perpres itu terbit, Mendikbud maupun Menag akan menindaklanjuti dengan membuat petunjuk teknis dan pelaksanaannya. Dengan demikian, perpres itu bisa langsung diimplementasikan di lapangan. “Ini (juga) men­jadi payung hukum bagi menteri, bupati, wali kota, dalam menyiapkan anggaran untuk penguatan pendidikan karakter,” tambah Jokowi. (JPG)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top