APBD-P Kendari Berkurang Rp 13 Miliar – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Metro Kendari

APBD-P Kendari Berkurang Rp 13 Miliar

ALFIN IPO / KENDARI POS
Wali Kota Kendari, Asrun (kanan) menyerahkan dokumen KUPA-PPASP 2017 kepada Ketua DPRD Kota Kendari, Samsudin Rahim, Kamis (7/9)

KENDARIPOS.CO.ID — Anggaran pendapatan belanja daerah perubahan (APBD-P) Kota Kendari 2017 ditetapkan tidak lebih banyak dari APBD induk. APBD-P hanya mencapai Rp.1.131.397.584.938 atau terjadi penurunan sekira Rp 13 miliar dari APBD induk sebesar Rp.1.266.447.598.389. Persentasi penurunannya sekira 10,66 persen. Hal itu terungkap dalam penyampaian kebijakan umum perubahan anggaran prioritas plafon anggaran sementara perubahan (KUPA-PPASP) 2017.

Wali Kota Kendari, Asrun menyampaikan penurunan APBD-P Kota Kendari terjadi akibat adanya pemangkasan beberapa pos anggaran dari pemerintah pusat. “Penurunan itu memang kewenangan pemerintah pusat. Pemerintah daerah hanya menerima kebijakan,” ujar Asrun di gedung DPRD Kota Kendari, Kamis (7/9).

Dikatakannya, akibat penurunan APBD-P itu, Pemkot pada akhirnya harus mengambil kebijakan merasionalisasi sejumlah belanja yang sifatnya belum urgen dan mendesak. Hal itu dilakukan agar pergeseran program vital tidak terjadi dalam APBD-P nantinya. “Diantaranya proyek air mancur terpaksa kita tunda akibat penurunan ini,” tukas Asrun.

Sementara itu, untuk belanja daerah, dilaporkan Wali Kota dua periode itu juga terjadi penurunan. Belanja yang meliputi belanja langsung maupun tidak langsung jika ditotalkan berkurang sebesar 0,11 persen. Semula Rp 1,266 triliun, turun menjadi Rp.1,265 triliun. “Dan juga pembiayaan daerah yang semula tidak ditetapkan, kini mengalami perubahan menjadi Rp.8 miliar,” jelas Asrun.

Asrun menambahkan, Pemkot dan DPRD Kota Kendari akan segera melakukan pembahasan untuk menjabarkan lebih detail perubahan ataupun pergeseran perogram pembangunan di Metro Kendari. “Kita akan bahas dalam satu atau dua hari kedepan, untuk disepakati bersama eksekutif dan legislatif,” paparnya.

Ketua DPRD Kota Kendari, Samsudin Rahim menilai adanya penurunan anggaran pada APBD-P tersebut bukanlah semata karena berkurangnya pendapatan daerah. Tetapi lebih kepada pemangkasan DAU dan belum tercapainya beberapa target PAD. “Kita akan bahas mulai besok (hari ini,red). Untuk penurunan tadi saya kira tidak terlalu bermasalah. Tinggal kita akan menyesuaikan dalam pembahasan nanti,” imbuhnya. (m1/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top