Proyek Transportasi Laut Dialokasikan Rp 963, 9 Miliar – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Nasional

Proyek Transportasi Laut Dialokasikan Rp 963, 9 Miliar

Plt Dirjen Perhubungan Laut Bay M Hasani

KENDARIPOS.CO.ID — Untuk mewujudkan tol laut, pemerintah membangun infrastruktur di setiap wilayah. Tahun ini Kementerian Perhubungan memiliki 24 proyek pembangunan infrastruktur transportasi laut. Pembangunan tersebut fokus pada kawasan perbatasan. ”Hal tersebut tercantum dalam RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional, Red) 2015-2019,” kata Plt Dirjen Perhubungan Laut Bay M Hasani, Selasa (5/9). RPJMN tersebut menegaskan tentang pentingnya program yang mendorong pembangunan di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar.

Anggaran untuk pembangunan infrastruktur transportasi laut pada kawasan perbatasan mencapai Rp 963, 9 miliar. Bay merincikan proyek-proyek yang ditangani Direktoran Jenderal Perhubungan Laut. ”Pembangunan fasilitas pelabuhan pada 54 lokasi. Anggarannbya mencapai Rp 715,4 miliar rupiah,” jelasnya. Proyek lainnya adalah pembangunan saranan bantu navigasu pelayaran pada tujuh lokasi. Anggarannya mencapai Rp 29,19 miliar. Proyek yang ketiga adalah penyelenggaraan angkutan keperintisan pada 18 lokasi sebesar Rp 219,67 miliar.

Bay optimis proyek tersebut akan selesai pada akhir Desember nanti. ”Yang sudah bisa dilihat salah satunya di Pulau Sedanau, Natuna,” tuturnya. Dulunya kapal dari Pelni tidak bisa berlabuh dekat dengan pulau. Namun kini pulau yang berada di Kepulauan Riau itu sudah bisa disandari kapal. Proyek pembangunan transportasi laut merupakan proyek strategis nasional (PSN) perhubungan. Proyek tersebut terus mendapatkan perhatian. Jika sebelumnya, pengawasan terhadap PSN dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan audit kinerja, maka saat ini dilakukan monitoring secara khusus terhadap PSN. Sebagai langkah awal, telah dijalankan monitoring terhadap 14 PSN yang meliputi 3 proyek Direktorat Jenderal Perkeretaapian, 3 proyek Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dan 8 proyek Direktorat Jenderal Perhubungan Udara.

”Kedepannya, seluruh PSN akan dilakukan monitoring dan akan ditunjuk auditor yang menjadi penanggungjawab pengawasannya,” kata Pelaksana Tugas Biro Komunikasi dan Informasi Publik Hengki Angkasawan. Dengan demikian hasil pengawasanya akan lebih handal dalam memberikan masukan dan rekomendasi kepada pihak terkait. Hengki menambahkan, untuk memperkuat fungsi pengawasan terhadap PSN, SDM auditor diwajibkan untuk memenuhi standar kompetensi yang disyaratkan meliputi knowledge, skill dan attitude. Selain itu, auditor diwajibkan untuk terus meningkatkan kompetensinya melalui pendidikan dan pelatihan profesional secara berkelanjutan. (lyn)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top