Dugaan Korupsi Proyek Pembangkit Listrik di Koltim, Penyidik Kesulitan Dapat Dokumen – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Dugaan Korupsi Proyek Pembangkit Listrik di Koltim, Penyidik Kesulitan Dapat Dokumen

KENDARIPOS.CO.ID — Urusan tangkap menangkap penjahat, kemampuan polisi tidak perlu diragukan. Tapi urusan menemukan dokumen proyek dalam perkara dugaan korupsi proyek pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) di Kolaka Timur (Koltim) nanti dulu. Sebab, sampai saat ini polisi selaku penyidik Subdit III Ditreskrimsus Polda Sultra masih mengalami kesulitan. Padahal dokumen sangat penting. Meski begitu, penyidik masih mencari dokumen tersebut.

Kasubbid PID Humas Polda Sultra, Kompol Dolfi Kumaseh mengatakan dokumen itu penting bagi penyidik untuk mengetahui spesifikasi mesin yang digunakan dalam proyek PLTMH tahun 2014 itu. Kompol Dolfi menuturkan, sejauh ini penyidik telah memeriksa Sekab Kolaka Timur, Anwar Sanusi, Kabag pembangunan Setda Koltim, Maryono, Kabag Pemerintahan Koltim dan bendahara di sekretariat Koltim. Pemeriksaan empat orang saksi ini, tidak dilakukan di Polda, melainkan di Koltim. “Kita undang beberapa kali, tapi tidak datang. Jadi kami periksa di sana (Koltim) saja,” ujar Kompol Dolfi, Selasa (5/9).

Penyidik kata Kompol Dolfi belum menemukan unsur pidana dalam kasus tersebut. Sebab, beberapa dokumen yang dibutuhkan belum diterima penyidik. Beberapa saksi yang mengetahui dokumen tersebut, enggan menghadiri panggilan penyidik. Misalnya, saksi dari unsur pelaksana pekerjaan, Irwansyah. Yang bersangkutan sudah beberapa kali dipanggil, namun hingga sampai saat ini belum memenuhi panggilan penyidik. Pada intinya, kasus ini masih dalam tahapan penyelidikan. Jika ditemukan bukti tambahan, tidak menutup kemungkinan kasus ini dinaikan ke penyidikan.”Tapi, kami masih lakukan pemeriksaan saksi-saksi,” tambah Kompol Dolfi Kumaseh.

Untuk diketahui kasus dugaan korupsi PLTHM diusut polisi berdasarkan laporan masyarakat, yang mencium aroma ketidakberesan proyek PLTMH. Informasi yang diperoleh Kendari Pos menyebutkan tiga desa di Koltim pada tahun berbeda mendapat bantuan sosial (Bansos) PLTMH. Yakni dua desa di Koltim, tahun 2014 dan satu desa yakni Desa Silui pada tahun 2015. Anggaran yang digelontorkan mencapai miliaran rupiah. Namun hingga saat ini PLTMH di tiga desa itu belum berfungsi. Penyedia barang dalam proyek ini yakni KSU bersama PT Satria Teknik Utama dan CV Putra Pasanan. (ade/c)

 

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top