PAUD Kuncup Pertiwi Terapkan Sistem PPS – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
Zetizen Iklan Iklan 10 Iklan 23
Edukasi

PAUD Kuncup Pertiwi Terapkan Sistem PPS

KENDARIPOS.CO.ID — Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kuncup Pertiwi sukses menerapkan sistem Pendekatan Pembelajaran Sentra (PPS). Inovasi pembelajaran berbasis moving class ini, telah mulai diuji-coba pada tahun 2010 dan terus eksis hingga mampu menelorkan jebolan berkualitas.

Kepala PAUD Kuncup Pertiwi, Tin Lailanurung, MPd., menerangkan bahwa program PPS PAUD Kuncup Pertiwi terdiri dari tujuh sentra yang meliputi peran, bahan alam, balok, Iman dan takwa (Imtak), seni dan kreativitas,  persiapan membaca awal serta persiapan berhitung. Menurutnya, dengan pemberlakuan sistem PPS, proses belajar mengajar (PBM) tidak monoton.

Dengan sistem PPS, peserta didorong untuk mendalami bakatnya sejak dini. Misal, ada yang senang menari maka akan didorong ke sentra seni dan kreativitas, lalu ada anak yang mahir melafalkan surat pendek akan diarahkan ke sentra Imtak. Sedangkan di sentra balok, mereka diberi keleluasaan untuk merancang sekaligus memecahkan masalah.

“Balok tentu disusun sesuai apa yang ada di pikiran anak (kognitif). Kelihatannya main balok, tapi jangan dianggap remeh dan tidak bermakna karena sesungguhnya anak diberi kebebasan secara positif untuk membangun kemandirian tanpa ada intervensi dari orang lain,” tegasnya.

PAUD Kuncup Pertiwi telah berdiri sejak tahun 1979 sedang sistem PPS sudah ada sejak tahun 2010, dan sampai saat ini terus eksis membentuk karakter anak. Respon masyarakat sangat positif, dibuktikan dengan tidak pernah surutnya jumlah pendaftar sebagai wujud penerimaan orang tua. Jumlah peserta didik saat ini mencapai 282 orang dengan tenaga pendidik sebanyak 37 orang atau rasio 1 banding 10. Menurutnya, lembaga pendidikan yang berkualitas tidak hanya didukung bangunan yang bagus tapi harus dipertegas dengan pola PBM dan sistem pengasuhan yang baik.

“Tujuan utama kita adalah mendidik, melatih, mengarahkan anak dengan pelajaran yang berbeda dengan anak SD. Disini kita memberikan stimulasi bahasa, kognitif, seni, kemandirian, rasa percaya diri bahkan rasa tanggung jawab dan moral agama sejak dini karena inilah periode gold mereka,” urainya lagi.

Dalam sistem ini, setiap hari kelas dirolling sesuai jarum jam sehingga peserta didik tidak bosan dalam satu kelas dengan guru yang itu-itu saja. Sedangkan kegiatan pembelajaran di-setting dengan sangat baik. Prinsipnya, makin banyak pengalaman belajar maka hasilnya akan semakin maksimal.

Adapun dampak langsung pemberlakuan PPS, peserta didik tidak kenal kata bosan dan makin terasah sesuai bakatnya tanpa pemaksaan. Pasalnya, mereka mendapat settingan pengalaman bermain yang jauh lebih banyak alias bermain sembari belajar dan itu tentu berdampak besar. (feb/b)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top