Disnakertrans Awasi 24 TKA di Kolaka – Kendari Pos Online
Iklan pajak

Konkep
UHO Cup Iklan Iklan 10 Iklan 23
Kolaka

Disnakertrans Awasi 24 TKA di Kolaka

KENDARIPOS.CO.ID — Saat ini, tercatat ada 24 tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok yang beraktivitas di Kolaka. Pihak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) setempat mencatat, puluhan tenaga kerja asing di Bumi Mekongga itu bekerja untuk mitra PT Mapan Asri Sejahtera, sebuah perusahaan swasta yang bergerak pada bidang pertambangan di Desa Sopura, Kecamatan Pomalaa.

“Berdasarkan surat yang dikeluarkan Dirjen Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja, izin bekerja 24 TKA tersebut berakhir pada 11 Februari 2018 mendatang. Mereka semua berasal dari Tiongkik dan dipekerjakan oleh perusahaan yang menjadi mitra PT Mapan dalam membangun smelter,” ungkap Laode Rahmat, Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Kabupaten Kolaka saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (4/9).

Dia menambahkan, seluruh TKA yang bekerja membangun smelter PT Mapan merupakan tenaga ahli. “Mereka itu rata-rata tenaga ahli seperti electrical engineering dan mechanical engineering, bukan sebagai buruh kasar,” katanya. Rahmat menjelaskan, pada tahun 2016 lalu terdapat 41 TKA yang berkerja pada empat perusahan di Kolaka yaitu PT Mapan Asri Sejahtera, PT Warsila, PT Sumitomo Heavy Industry dan PT Sumitomo Corporation.

Namun sering berjalannya waktu, kontrak 41 tenaga asing tersebut berakhir dan memilih kembali ke negara asalnya. “Jadi yang 24 TKA ini adalah tenaga baru, bukan pekerja lama,” sambung Rahmat. Saat ini pihaknya terus melakukan pengawasan pada 24 TKA yang bekerja di PT Mapan. Jika terdapat kecurangan yang dilakukan warga negara asing itu, maka pihaknya tidak akan segan memberikan sanksi tegas.

“Sekarang di Kolaka sudah ada peraturan daerah. Kalau TKA memperpanjang izinnya, maka ia wajib membayar retribusi masing-masing 100 dolar tiap bulan ke daerah. Makanya, kami awasi jangan sampai perusahaan yang mempekerjakan mereka menghindari retribusi tersebut dengan berdalih, pekerjanya tidak memperpanjang kontrak dan akan mendatangkan tenaga baru. Jadi jangan sampai orang dengan visa yang sama. Kalau itu kami temukan, maka TKA itu langsung kami deportasi ke negara asalnya,” ancamnya. (b/fad)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Iklan LA
Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Kendari Pos dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © Kendari Pos 2016 The Mag Theme. Theme by FAJAR.CO.ID

To Top