Perbaikan Berkas Dugaan Korupsi Mantan Kadispora Konut Rampung – Kendari Pos
Space Iklan Garis Batas
Pariwara
Pariwara
Pariwara
pariwara
Space Iklan
Hukum & Kriminal

Perbaikan Berkas Dugaan Korupsi Mantan Kadispora Konut Rampung

KENDARIPOS.CO.ID — Mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Konut, Nasruddin berniat mengembalikan uang negara yang diduga telah digelapkan. Nasruddin kini menyandang status tersangka dugaan korupsi dana rutin, pelatihan wasit dan atlet berprestasi, serta bina pramuka tahun 2014. Dugaan kerugian negara sekira Rp 320 juta. Meski berniat mengembalikan duit negara namun tidak menggugurkan perkara yagn sedang diusut Polres Konawe tersebut. Perkara itu tetap berlanjut ke tahap berikutnya.

Kapolres Konawe, AKBP Muh. Nur Akbar melalui Kasat Reskrim Iptu Ismail Pali menegaskan proses hukum akan tetap jalan karena berkas tersangka sudah masuk tahap satu di Kejaksaan Negeri Unaaha, sejak Agustus lalu. Bukan hanya itu, perbaikan berkas perkaranya (P-18) yang diminta jaksa telah dirampungkan dan telah diserahkan kembali ke Kejari. Kini, pihaknya tinggal menunggu berkas dinyatakan lengkap (P-21), lalu menahan tersangka.

“Memang ada instruksi presiden, bahwa bila terduga korupsi mengembalikan kerugian negara, maka penyelidikannya dihentikan. Akan tetapi, hal itu hanya berlaku bila belum ada laporan penyelidikan (LP). Sebaliknya, kalau sudah ada LP maka proses hukum tetap jalan. Apalagi, sekarang sudah masuk tahap satu lanjutan, hukumnya harus tetap ditegakkan,” ujar Iptu Ismail Pali, Minggu (3/9).

Total kerugian negara pada kasus tersebut sebesar Rp 320.700.000, bendahara telah mengembalikan Rp 16.400.000 dan masih tersisa Rp 304.300.000 dana yang belum dikembalikan ke kas negara. “Kami menduga ada tersangka lain, tapi belum bisa kami tetapkan. Rencananya, setelah mantan Kadispora Konut ini selesai, kita baru akan tetapkan tersangka berikutnya. Sekarang masih tahap penyelidikan,” beber Iptu Ismail Pali.

Dalam perkara tersebut, tersangka dikenakan pasal 2 dan 3 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi (Tipikor), sebagaimana diubah UU Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor. Ancaman pidana maksimal 20 tahun penjara. (hel/c)

Komentar

komentar

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Download Aplikasi Epaper Kendari Pos

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top